CEK BERAS : Sekdin Sosial P3A, Kabupaten Tuban, S Y Emanuel bersama Forpimcam Kerek dan perwakilan agen melakukan pengecekan BPNT komuditi beras di Pendopo Kecamatan Kerek. (syaful adam/duta.co)

TUBAN | duta.co – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban sedikit mengalami perubahan komoditi, jika sebelumnya komoditi beras kualitas premium yang disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hanya 13 kilogram (Kg) per-zak.

Namun pada bulan Desember ini KPM akan menerima 15Kg per-zak dengan kualitas yang sama. Hal tersebut sesuai dengan permintaan KPM yang menukar komoditi daging ayam menjadi komoditi beras.

“Sesuai permintaan dari KPM, kalau bulan kemarin ada komuditi daging, pada bulan desember ini KPM meminta agar komoditi daging di tukar dengan komuditi beras, dan ini tidak menyalahi aturan karena ketentuannya 70% karbohidran dan sisanya 30% protein dan sayur mayor sesuai pedum yang berlaku,” terang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Kerek, Murtadji saat dilakukan pengecekan kualitas komuditi beras di pendopo kecamatan Kerek oleh perwakilan Densos dan Forpimcam Kerek. Kamis (3/12/2020)

Lebih lanjut Murtadji juga menyampaikan untuk order beras BPNT pada bulan Desember, sebanyak 4.550 jumlah tersebut lebih banyak jika dibandingkan dengan KPM yang ada di Kecamatan Kerek hanya 4.426 KPM.

“Adanya tambahan order yang melebihi jumlah KPM ini untuk mengantisipasi jika ada kerusakan dan juga untuk mengantisipasi jika nantinya ada KPM dari luar Kecamatan kerek yang masih tetap mengambil di e-waroeng atau agen di wilayah kerek meski sebelumnya mereka telah kita konfirmasi untuk menggambil di e-waroeng desa masing-masing,” terang Murtadji.

Ketua paguyuban Agen e-Waroeng Kecamatan Kerek, Sony Efendi mengatakan sejak beras BPNT berkualitas premium KPM tidak mengeluh sama sekali bahkan cenderung puas dengan kualitas beras yang ada, pihaknya juga meminta agar kualitas beras minimal dipertahankan

“Kualitas beras sangat bagus untuk kelas premium, KPM juga merasa puas, termasuk hari ini saat dilakukan pengecekan beras oleh Dinsos dan Forpimcam Kerek,” terang Sonny Efendi

Sekcam Kerek, Amin Purnawan disela-sela pengecekan kualitas beras di tingkat kecamatan menegaskan hal ini harus dilakukan untuk melihat kualitas beras yang akan di distribusikan dan nantinya akan di salurkan ke KPM, ini sebagai salah satu bentuk monitoring di tingkat kecamatan beras dalam kondisi bagus dan layak konsumsi atau tidak

“Kami kira dengan kualitas yang bagus jelas sangat membantu KPM karena secara tidak langsung mereka masyarakat kecil pasti terdampak dengan adanya Covid-19, dengan beras kualitas premium jelas sedikit banyak membantu perekonomian mereka,” ucapnya.

Amin juga menambahkan managemen pendistribusian BPNT khususnya beras sudah sangat bagus regulasinya juga telah terpenuhi sesuai aturan yang ada. Meski begitu pihaknya menghimbau kepada kepala desa dan masyarakat sekitar untuk turut serta berperan aktif melakukan pengawasan agar nantinya beras maupun komoditi lain yang diterima KPM sesuai program dan tidak ada keluhan.

Sementara itu Sekretaris Dinas Sosial P3A, Kabupaten Tuban, S Y Emanuel menjelaskan dari hasil pengecekan kualitas beras Dinas Sosial bersama Forpimcam Kerek dan juga disaksikan ketua paguyupan agen menunjukan kualitas beras telah sesuai dan sangat layak konsusmsi. Meski begitu pihaknya meminta agar suplayer tetap mempertahankan kualitasnya.

“Pengecekan tidak hanya kami lakukan di tingkat kecamatan, nantinya setelah dilakukan pendistribusian komoditi beras ini di tingkat agen kami meminta dilakukan pengecekan ulang sebelum dilakukan pendistribusian ke tingkat KPM, jika tidak sesuai kami meminta kepada supplier untuk segera mengantinya,” pungkas Emanuel (sad)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry