PROBOLINGGO | duta.co –  PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) berkomitmen untuk menekan angka kecelakaan kerja.

Karenanya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi komitmen perusahaan agar pada 2019 ini bisa mencapai zero accident (nol kecelakaan) di 35 unit kerja yang berada di bawahnya.

Direktur Utama PT PJB Iwan Agung Firstantara saat membuka Bulan K3 di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, Senin (14/1) mengatakan zero accident memang menjadi target PT PJB.

“Kita berupaya untuk bisa menuju ke arah sana dan itu menjadi komitmen kita bersama,” ujarnya saat berpidato.

Sekretaris Perusahaan, Muhammad Bardan mengaku juga mengatakan untuk komitmen itu, PT PJB setiap tahun selalu merayakan Bulan K3 Nasional.

Untuk tahun ini, Keselamatan dan Kesehatan Kerja ini dipusatkan di PLTU Paiton Probolinggo.

“Kami peduli kepada keselamatan kerja kepada karyawan. Buktinya Paiton unit 1 dan 2 dapat penghargaan dari Kementerian ESDM Subroto Award untuk industri kelistrikan yang besar. Bahkan di Paiton ini selama 20 juta jam kerja tidak terjadi kecelakaan kerja apapun,” jelasnya.

Bardan mengakui sampai saat ini memang tidak semua unit kerja di PJB bisa mencapai zero accident.

Terutama di lokasi-lokasi yang selama ini memang rawan terjadinya kecelakaan kerja. Seperti di kawasan PLTU.

Diakuinya PLTU memang sangat rentan mengalami kecelakaan karena adanya batubara.

“Seperti diketahui batubara ini sangat mudah terbakar. Sehingga coal handling systemnya memang harus lebih dimitigasi dengan baik. Sehingga kecelakaan itu bisa diminimalisir,” tuturnya.

Tapi PJB kata Bardan terus berupaya untuk melakukan banyak langkah. Sehingga kecelakaan kerja itu bisa terus ditekan.

Sehingga 70 pekerja yang ada di 35 unit kerja di PJB bisa bekerja dengan tenang tanpa lagi merasa khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam pembukaan Bulan K3, PJB juga menggelar berbagai lomba yang berkaitan dengan penanganan masalah kecelakaan kerja. Lomba itu pun diikuti seluruh unit kerja yang ada di PJB. end