HEWAN KURBAN : Kepala cabang PT BPF Malang, Andri (kiri) menyerahkan bantuan hewan qurban kepada Wali kota Malang, Sutiaji. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co – PT Bestprofit Futures (BPF) Malang menyalurkan 25 hewan kurban melalui Pemkot Malang. Terbagi 10 domba untuk masyarakat dhuafa dan 15 kambing untuk 3 Panti Asuhan di Kota Malang, di antaranya Yayasan Panti Asuhan KH. Mas Mansyur, Panti Asuhan Salman dan Yayasan Anak Yatim At- Taufiq, pada Hari Raya Idul Adha, Jumat (31/7/2020).

Wali kota Malang, Sutiaji, mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama dengan Pemkot Malang, dalam menyambut Hari Raya Idul Adha tahun ini. Seluruh hewan kurban yang telah diserahkan melalui Pemkot Malang akan segera disalurkan kepada masyarakat Kota Malang.

“Kami berharap kerjasama yang baik ini terus ditingkatkan dan dikembangkan. Seluruh pihak yang terdiri dari akademisi dan pebisnis, merupakan komponen yang akan menjadi kekuatan untuk membangun Kota Malang,” seru Sutiaji.

Pimpinan Cabang BPF Malang, Andri mengatakan, peringatan berkurban pada Idul Adha mengajarkan kita pada sikap ikhlas. Dengan ikhlas, maka Tuhan akan menuntun dan menolong kita di saat dalam kesulitan atau menjalankan usaha apapun.

“Hal ini pula yang diharapkan terwujud pada karyawan BPF Malang dalam bekerja. Dengan kesungguhan hati, maka hasil yang diperoleh saat berusaha pun menjadi optimal,” tutur Andri.

Andri menambahkan, penyerahan hewan kurban sudah menjadi tradisi bagi keluarga BPF Malang. Seluruh dana pembelian hewan kurban diperoleh dari manajemen dan kontribusi karyawan. Harapannya, kegiatan ini bisa memberi pelajaran bagi segenap karyawan BPF Malang bahwa sudah selayaknya mengeluarkan sebagian harta untuk berkurban, agar melatih sikap ikhlas dan lebih peduli kepada mereka yang membutuhkan.

“Di tahun ini, total hewan kurban yang kami sumbangkan sebanyak 15  kambing dan 10 domba. Melalui semangat berkurban, kami percaya akan mencapa visi dan misi Perseroan untuk menjadi perusahaan pialang terbaik, dengan volume transaksi terbanyak dan jumlah nasabah berkualitas yang unggul di kota Malang,” tandas Andri.

Di  Tengah Pandemi, Kinerja BPF Malang Tetap Tinggi

Situasi pandemi Covid-19 tidak menyurutkan pertumbuhan kinerja BPF Malang untuk tetap membukukan kinerja positif. Terbukti, dari total volume transaksi yang diperoleh, tercatat pertumbuhan sebesar 149,65 persen atau menjadi 52.750 lot sepanjang semester satu tahun 2020.

Sementara itu, BPF Malang mencatat jumlah nasabah baru meningkat 118 nasabah atau tumbuh 49,37 persen dibandingkan semester pertama tahun sebelumnya. “Pertumbuhan nasabah baru dalam investasi berjangka, dikarenakan masyarakat saat ini telah memiliki perspektif baru. Menilai bahwa investasi ini aman dan menguntungkan,” jelas Andri.

Menurutnya, tingkat kepercayaan masyarakat bisa dikatakan mulai meningkat. Terutama terhadap PT BPF, lantaran terbukti aman. Sehingga BPF pun mampu meningkatkan jumlah transaksi dan pertumbuhan nasabah baru, khususnya di Kota Malang.  Dah/imm

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry