Gubernur Jawa Timur Khofifah memberikan bantuan kepada para ibu agar bisa memberikan makanan bergizi pada anak-anaknya. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co– Universitas Airlangga (Unair) berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di Jawa Timur dan Indonesia. Karena itu Unair  bekerja sama dengan organisasi nonprofit Vitamin Angels dari California, Amerika Serikat, salah satunya dengan suplai suplemen micronutrient.

Kegiatan ini terintegrasi dengan kegiatan “Desa Emas” yang dilaksanakan oleh konsorsium perguruan tinggi se-Jawa Timur.

Acara launching program “Desa Emas” diselenggarakan pada Sidang Terbuka Dies Natalis ke-68 Unair, kemarin.

“Desa Emas” merupakan program pendukung kesehatan anti-stunting yang digagas oleh Unair dan terdiri dari kegiatan-kegiatan seperti percepatan penurunan stunting, penyediaan sarana air bersih, audit kasus stunting, serta kegiatan-kegiatan lain yang melibatkan berbagai elemen baik mahasiswa maupun dosen.

Salah satu kegiatan program “Desa Emas” adalah kegiatan penyuplaian suplemen yang berkolaborasi dengan 19 perguruan tinggi di Provinsi Jawa Timur serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini menyasar ibu hamil serta calon pengantin wanita melalui program inovasi Layanan Terpadu Pranikah (Laduni).

Program “Desa Emas” menggunakan metode lima pilar yang bekerja sama dengan perangkat desa dari desa-desa yang disasar. Selain penyuplaian suplemen micronutrient dan kampanye anti-stunting, program “Desa Emas” juga mencakup focus group discussion dengan perangkat kabupaten yang disasar, peresmian Rumah DataKu, serta layanan edukasi berbasis perubahan perilaku.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indah Parawansamengatakan Desa Emas ini adalah program yang sangat strategis yang diinisiasi oleh UNAIR bersama konsorsium 19 perguruan tinggi di Jawa Timur. “Program ini merupakan program yang sangat mulia,” tutur Khofifah.

Khofifah mengatakan terdapat 18 kabupaten dan 180 desa di Provinsi Jawa Timur yang menjadi sasaran program “Desa Emas” dalam percepatan penurunan stunting.

Ia berujar program “Desa Emas” akan memberikan manfaat yang besar bagi penguatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jawa Timur terutama dalam intervensi penguatan penurunan stunting.

“Mudah-mudahan program ini dapat memberikan manfaat dan barokah bagi kita semua,” tutup Khofifah. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry