Pontjo Bambang M, Ir., MM, Dosen Tetap STIESIA (duta.co/dok)

Dunia digital yang sekarang lagi menggema diseluruh aktivitas adalah gambaran umum yang berhubungan dengan modernisasi informasi juga perangkat didalamnya, wadah manusia modern melakukan segala kegitan atau aktivitas. Pesatnya perkembangan dunia digital telah memberikan banyak nilai positif bagi kita semua. Perkembangan era digital yang pesat ini, sangat membantu masyarakat dunia memberikan kemudahan layanan dan cakupan tanpa batas, Seiring pesatnya perkembangan teknologi, membuat pengguna internet di dunia ikut melambung tinggi.

Terlebih lagi untuk generasi milenial tidak bisa lepas dari yang namanya teknologi digital, baik itu untuk kehidupan sehari-hari maupun pada kegiatan bisnis. Hal ini juga yang memicu atau memacu anak bangsa untuk membuktikan jika daya saing pun tak bisa diremehkan. Meskipun  terkadang dipandang sebelah mata oleh banyak negara maju, namun kenyataannya beberapa karya digital anak bangsa telah mendunia dan mengundang pujian.

Yang dicontohkan oleh Lanang.com bahwa beberapa produk Chip yang berupa prosesor kecil yang biasanya disebut otak dari barang-barang elektronik telah diciptakan oleh Indonesia, yang dinamakan Chipset Wimax Xirka. Xirka sendiri dikembangkan sejak tahun 2006. Chip ini terdiri dari dua varian yaitu Chipset Xirka untuk Fixed Wimax dan Chipset Xirka untuk Mobile Wimax. Produk ini asli buatan Indonesia dan telah diluncurkan oleh Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Sedangkan anti sadap telah dibuat oleh PT Indoguardika Cipta Kreasi (ICK) itu pun membuat berbagai kalangan pejabat militer dan sipil luar negeri terkagum-kagum, Di era siber seperti sekarang ini serangan digital dan penyadapan komunikasi yang semakin sulit ditangkal membuat PT ICK menciptakan teknologi anti sadapnya sendiri. Sebelumnya pada tahun 2013, ICK telah merilis produk layanan SMS Guard, sebuah layanan pesan singkat anti sadap.

Total sebanyak tujuh  teknologi anti sadap telah dibuat seperti Voice Guard, Chat Guard, VPN Guard, TiO Guard, Email Guard dan Radio Guard. Dengan adanya chip dan anti sadap yang telah dibuat oleh putra-putra Indonesia maka tidak menutup kemungkinan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat, terutama di bidang teknologi telekomunikasi dan informasi, menjadikan tantangan yang sangat berat bukan hanya sebagai sumber daya manusia tetapi juga bagi industri-industri yang ada.

Untuk dapat bersaing di era global tersebut sumber daya manusia harus lebih gigih atau bekerja lebih keras dan sebaik mungkin agar menghasilkan produk dengan lebih efisien dan efektif serta  lebih berhati-hati dalam halpengamanannya. Sejak akhir tahun 2015, kita sudah berada di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Era dimana iklim kompetensi antar sumber daya manusia terdidik dan berkeahlian di kawasan Asia Tenggara menjadi sangat terbuka (Free Flow of Skilled Worker). Tidak sedikit yang menganggap MEA ini sebagai tiket gratis bagi para sarjana di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk bekerja lintas negara. Sekitar 70% manusia Indonesia di tahun 2020 adalah tenaga kerja produktif.

Pada rentang waktu 2020-2030 jumlah tersebut jumlahnya kurang lebih 180 juta orang. Jumlah yang sangat besar, jika tidak dikelola dengan baik, tidak hanya menjadi sumber daya tidak produktif namun menjadikan masalah serius bagi bangsa Indonesia. Jika seluruh masyarakat menyikapi dengan bijak dan cerdas, maka angka tersebut adalah kekuatan yang luar biasa bagi perbaikan perekonomian mikro maupun makro di Indonesia.

Tidak hanya chip dan anti sadap aja yang merambah dunia melainkan software-software edukasi ternyata mampu diakui bersaing dikancah dunia seperti yang dilansir kompas.com penghargaan internasional juga banyak diraih perusahaan Indonesia. PesonaEdu, misalnya, menjadi perusahaan peranti lunak pendidikan yang pertama digandeng Microsoft untuk mengembangkan Multipoint Technology.

Selain itu, PT Smart Softindo International, perusahaan peranti lunak yang mengembangkan aplikasi sistem informasi di bidang edukasi, berhasil membangun kerja sama dengan NEC Asia dan mengembangkan NawaSchool yang sesuai dengan kurikulum dari Departemen Pendidikan Singapura.

Aplikasi tersebut sudah diimplementasikan di empat sekolah di Singapura. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi juga berpengaruh besar dalam pembelajaran, baik di rumah maupun di sekolah. Banyaknya produksi peranti lunak pendidikan yang bernuansa mendidik dan menghibur membuat orangtua mulai melirik media cakram sehingga media elektronik itu menjadi sumber belajar yang menyenangkan. Perusahaan yang memproduksi peranti lunak pendidikan untuk anak-anak itu sudah menghasilkan lebih dari 50 seri produk dan film animasi. Yang cukup populer adalah VCD Kartun Bobby Bola.

Untuk membangun bisnis sebenarnya memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Perkembangan pada era digital khususnya dalam dunia bisnis, yaitu dengan banyaknya e-commerce yang ada di Indonesia. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa e-commerce merupakan platform jual beli barang dan jasa melalui sistem digital.

Keanekaragaman budaya atau kekayaan budaya dan kemajuan teknologi saat ini merupakan basis bagi perkembangan industri kreatif, oleh karena itu dunia pendidikan Indonesia perlu menambah dukungannya bagi perjalanan industri tersebut ke depan, bagi kemajuan industri kreatif Indonesia saat ini dan ke depan mutlak diperlukan adanya interaksi dan sinergi kuat di antara para stakeholder yang terdiri dari  kalangan dunia pendidikan (akademisi), pebisnis (pengusaha), danpemerintah.

Mengutip beritasatu.com pemerintah saat ini  juga telah menggulirkan program 1.000 Startup Digital untuk melahirkan startup-startup baru, serta membuat program pendidikan tanpa gelar bertajuk “Digital Talent Scholarship” atau beasiswa pelatihan intensif untuk menyiapkan sumberdaya manusia dalam mendukung transformasi digital di Indonesia menuju industri 4.0, serta peningkatan ekonomi digital.

Program ini akan dikembangkan untuk menjangkau 20.000 orang di tahun 2019.Dari sisi akselerator, pemerintah juga telah menggulirkan program Next Indonesia Unicorn (NextIcorn), sebuah program yang menjadi jembatan agar startup lokal bisa tumbuh menjadi unicorn-unicorn baru, yaitu gelar yang diberikan pada suatu startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari US$ 1 miliar.

Startup yang mengikuti program ini akan diikutkan dalam proses kurasi, sebelum nantinya dipertemukan dengan para investor.”Saat ini kita sudah memiliki empat startup Unicorn yaitu Go-Jek, Travelok, Bukalapak, dan Tokopedia. Targetnya pada 2019 ada lima startup Unicorn dari Indonesia,” Melalui dukungan pemerintah tersebut, Indonesia bisa menjadi negara ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2020.

Lima rekomendasi pemerintah agar bisnis online atau dunia e-commerce di Indonesia ini semakin kuat, berikut penjelasannya  (1) Meningkatkan Kualitas dan Cakupan Akses Internet (2) Membantu UKM Offline Untuk Beralih ke Online  (3) Memperluas Sistem Pembayaran Elektronik  (4) Memperluas Akses Investasi  (5) Memperluas Layanan Pemerintah Secara Elektronik, Dukungan pada perangkat teknologi digital ini pun harus menjadi fokus pemerintah.

Terkait hal ini, salah satu fokus yang bisa dimaksimalkan oleh pemerintah saat ini adalah implementasi dan perluasan jaringan 4G di Indonesia, dengan lima aspek tersebut diharapkan sinergi akademik, pengusaha dan pemerintah dapat terwujud sebagaimana yang diharapkan bersama. (*)

 

 

 

 

 

 

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry