Dekan FEB UMG, Suwarno, SE, MSi Duta/Humas UMG

Gresik | duta.co – Ingat kata Bob Sadino, “Setinggi apapun pangkat yang dimiliki, Anda tetap seorang karyawan. Sekecil apapun usaha yang Anda punya, Anda adalah bosnya”. Menjadikan mahasiswa sebagai bos dengan berwirausaha inilah yang tengah dilakukan  Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)  Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) dengan membuka Program Studi (Prodi) Kewirausahaan.

“Sejak dibuka 2016 lalu dan menerima mahasiswa pada 2017, tujuan kita memang mencetak pengusaha. Jadi begitu lulus mereka harus jadi pengusaha,” jelas Dekan FEB UMG, Suwarno, SE, MSi.

Untuk itu, pada awal-awal semester, lanjut Suwarno, mahasiswa memang dituntut sudah mulai memiliki proyek bisnis.  Mengingat selama masa perkuliahan, mahasiswa Kewirausahaan akan mempelajari ruang lingkup usaha dan belajar membuat usaha sendiri dimulai dari yang kecil-kecilan.

“Jadi mahasiswa memang ditekannya wajib memiliki usaha. Karena begitu kuliah yang diajarkan mulai melakukan perencanaan bisnis, model bisnis, juga penanganan risiko, lalu investasi dan pendanaan hingga pengembangan bisnis,” urainya.

Karenanya ungkap alumni Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini, ketika masuk Prodi Kewirausahaan, mahasiswa lebih difokuskan mempelajari mengenai tanggung jawab dalam pengelolaan sebuah perusahaan.

“Kuliahnya mulai dari membangun produk perusahaan, model bisnis, sampai pengelolaan sumber daya. Dan yang utama, kemampuan managerial. Itulah yang penting dan dibutuhkan dalam iklim usaha,” ungkapnya.

Jadi Prodi Kewirausahaan UMG yang merupakan satu-satunya di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Timur ini merupakan jurusan yang unik, namun menarik bagi calon mahasiswa yang ingin menjadi entrepreneur sukses.

“Menariknya, mahasiswa tidak hanya bergantung pada lapangan kerja yang sangat terbatas. Jadi Prodi ini sangat cocok untuk mereka yang kaya akan ide-ide kreatif, menyukai tantangan dan hal-hal baru, serta memiliki komitmen yang kuat untuk membuka usaha,” pamernya.

Untuk menumbuhkan jiwa-jiwa entrepreneurship pada diri mahasiswa Prodi Kewuirausahaan, sengaja melakukan studi banding ke sejumlah perusahaan atau sebaliknya mendatangkan pengusaha ke kampus, demi sharing keilmuan.

“Memang untuk saat ini kita baru memiliki 9 mahasiswa, namun dengan keunikannya dan massa depan yang lebih menjanjikan, maka kami yakin ke depan Prodi Kewirausahaan akan banyak peminat,” ujarnya optimis. rum

Tinggalkan Balasan