KERJASAMA : Direktur Akademi Kebidanan Mandiri Gresik Nur Hasanah (kiri) memberikan cindera mata ke Wakil Dekan Fakultas Kesehatan Unusa Firdaus. DUTA/istimewa

SURABAYA | duta.co  – Program studi (Prodi) D IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) terus berkembang pesat. Tidak mengherankan jika prodi ini menjadi jujukan kampus lain yang hendak membuka prodi serupa.

Salah satunya adalah Akademi Kebidanan Mandiri Gresik (AKMG). Beberapa dosen dari kampus ini berkunjung ke Unusa untuk belajar lebih jauh tentang prodi K3 ini. Karena AKMG berencana untuk membuka prodi ini dalam waktu dekat.

Direktur Akademi Kebidanan Mandiri Gresik Nur Hasanah mengaku prodi K3 Unusa menjadi salah satu yang cukup berkembang pesat di Jawa Timur. Kondisi ini yang mendasari mereka berkunjung  ke Unusa untuk mempelajari apa saja yang dibutuhkan untuk membuka prodi ini.

“Dengan kunjungan ini kami memahami apa saja yang kami butuhkan untuk membuka jurusan K3 yang memang saat ini masih dalam pengajuan melalui Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti),” ucap Nur Hasanah.

Wanita yang akrab disapa Nana ini menjelaskan jika Gresik yang banyak pabrik yang mendasari kampus itu membuka prodi K3. “Jadi kami ingin belajar lebih ke Unusa ini agar siap jika memang saat pembukaan prodi baru ini nantinya,” jelasnya.

Sedangkan Kaprodi DIV K3 Unusa Muslikha Nourma mengaku akan siap membantu untuk kerja sama dalam mengembangkan prodi Keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Terlebih kondisi ini akan dianggap sebagai mitra dari Unusa.

“Karena memang lapangan perkerjaan untuk K3 di perusahaan ini cukup banyak, jadi kami akan terus mengembangkan prodi K3 ini untuk lebih baik lagi,” jelasnya.

Meskipun baru dua tahun, namun Nourma yakin prodi DIV K3 dari Unusa ini akan lebih baik. “Kami saat ini masih terus berusaha untuk pengajuan dalam akareditasi kedepannya,” ucapnya.

Prodi DIV K3 ini sudah memiliki beberapa fasilitas pendukung seperti laboratorium dan beberapa fasilitas lainnya. “Kami terus berupaya untuk lebih baik lagi untuk mencetak gerasi yang memumpuni dan islami,” beber Nourma. ril/hms

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry