Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S, menunjukkan tersangka dan barang bukti.

TRENGGALEK | duta.co — Tersinggung dengan kata-kata yang tidak sopan dan main pukul, Sholachudin (41) warga Dusun Kayen, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, ditangkap Polres Trenggalek.

Pelaku diduga nekat memukul kepala Komarudin (35) warga Desa/Kecamatan Munjungan Trenggalek, dengan menggunakan palu. Akibat pukulan tersebut, korban mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala hingga harus dirawat secara intensif di Puskesmas Munjungan.

“Untuk saat ini pelaku dan barang bukti berupa palu, telah diamankan Polres Trenggalek guna proses penyidikan lebih lanjut,” ucap Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo, Sabtu (15/9/2018).

Diceritakan Didit, peristiwa itu berawal pada bulan Agustus 2018 sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku bertamu ke rumah korban dengan keperluan menanyakan anaknya yang dijemput oleh korban.

“Jadi anaknya Sholachudin (tersangka) ini dijemput korban dari salah satu pondok pesantren di Jombang dan dibawa ke Munjungan tanpa sepengetahuannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, diceritakan, korban adalah merupakan suami dari mantan istri pelaku. Saat bertandang ke rumah korban dan menanyakan perihal anaknya, korban mengatakan ‘bertamu tidak sopan’ sembari menyenggol badan pelaku.

Merasa tersinggung dengan kata-kata dan perilaku korban, tersangka spontan meraih palu atau martil yang kebetulan berada didekatnya dan langsung dipukulkan ke kepala korban.

Tidak terima dengan perbuatan tersangka, korban akhirnya melapor ke Polres Trenggalek. Petugas setelah mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.

“Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan barang bukti berupa palu atau martil yang digunakan untuk memukul korban telah diamankan. Tersangka akan dikenakan pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan,” pungkas Kapolres Trenggalek. (sup/ham)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.