SURABAYA | duta.co – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) fotografi Ciphoc (Communication photography Club) Unitomo kembali menyelenggarakan rangkaian pengkaderan yakni  Pra Diklat, yang wajib diikuti calon anggota muda ciphoc angkatan 28 di Universitas Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (1/12/2022).

Kegiatan pra diklat tersebut merupakan rangkaian Diklat Dasar Ciphoc yang dilaksanakan pada tanggal 2 – 4 Desember 2022.

Pra Diklat tahun ini, delapan calon anggota muda ciphoc diberi tugas untuk memotret aktivitas yang ada di sekitar kampus dan mewawancarai masyarakat akademik meliputi lingkup kantin, birokrasi, perpustakaan, dan security.

Tujuan pra diklat tersebut sebagai bentuk kepedulian lingkungan dan menanamkan nilai – nilai kesadaran bagi calon anggota muda ciphoc terhadap kebersihan di lingkungan kampus. Selain itu, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melihat kondisi saat ini yang marak dengan bencana alam seperti banjir.

Ketua pelaksana Diklat Ciphoc 2022, Andika Setiyadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis menjelaskan pra diklat merupakan rangkaian Diklat Ciphoc yang bertajuk “Bakar” (Bangun Karakter) bagi calon anggota muda Ciphoc 28.

Pra diklat merupakan rangkaian Diklat Ciphoc yang wajib diikuti oleh calon anggota muda, sehingga kita memilih konsep ini untuk menyadarkan mahasiswa yang ada di lingkungan kampus bahwa pentingnya menjaga kebersihan, ucapnya saat ditemui usai pra diklat.

Selain itu, perlu bagi calon anggota muda dibekali kemampuan untuk menangkap isu terkini lalu merespon kondisi lingkungan kampus yang divisualisasikan melalui fotografi.

“Untuk membangun karakter dengan melatih mental untuk terjun langsung di lingkup kampus dan lebih peka terhadap persoalan – persoalan yang terjadi”, pungkasnya.

Salah satu peserta pra diklat Septian, Fakultas Ilmu Komunikasi yang mengikuti Pra Diklat ciphoc bertemakan BAKAR ini mengatakan pra Diklat ini membuat dirinya menjadi berani dalam berinteraksi dengan orang yang baru di kenal.

“Melalui Pra Diklat Ciphoc, saya melawan ketakutan yang ada di dalam dirinya dan bisa keluar dari zona nyaman”, ucapnya.

Dia juga mengatakan properti yang digunakan untuk merefleksikan dirinya kalau masih kurangnya perhatian dalam menjaga lingkungan.(*)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry