SURABAYA | duta.co – DPC PPP Kota Surabaya Buchori Imron mengaku pernah kehilangan suara pada pileg 2014. Kejadian itu tidak boleh terulang lagi pada pileg tahun ini.

Karena itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya ini akan mempersiapkan kekuatan saksi di masing-masing TPS. Hal ini terlebih lagi untuk meminimalkan potensi suara hilang.

“Kami siapkan minimal satu saksi di tiap-tiap TPS. Tapi yang bersiap siaga para kader ini juga sudah ada. Jadi kalau perlu tambahan tenaga untuk saksi kami siap,” katanya saat pembekalan saksi di DBL Arena, Kamis (7/2/2019).

Para saksi yang disiapkan, menurut Buchori, bakal benar-benar bekerja secara maksimal. Mereka tidak akan meninggalkan TPS sebelum formulir C1 keluar.

“Untuk mendukung kinerja mereka, tentunya kami persiapkan segala hal. Mulai dari makan sampai menjaga kesehatan agar stamina tetap oke,” tambah Bukhori.

Penguatan saksi ini, menurut pria yang juga anggota DPRD Kota Surabaya itu, penting dilakukan. Pasalnya, di Pemilu 2014, PPP mengalami fenomena kehilangan suara.

“Ada temuan saat itu di satu TPS kami kehilangan suara 12. Yang awalnya ada, ketika penghitungan final menjadi nol. Untung waktu itu ada saksi, jadi suara itu kembali,” tegas Buchori.

Sebagai caleg, pada pileg 2014 Buchori kehilangan suara sebanyak 50 suara. “Saya pribadi. Belum PPP secara keseluruhan. Jadi kita kuatkan ini saksi,” pungkasnya. azi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.