SURABAYA | duta.co – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyatakan kesiapan penuh dalam melayani keberangkatan kloter pertama jemaah haji tahun ini. Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, memastikan bahwa seluruh fasilitas dan petugas telah disiagakan, termasuk di Asrama Haji Sukolilo serta koordinasi lintas instansi untuk kelancaran perjalanan menuju Bandara Juanda.

“Semua petugas pendukung telah siap, termasuk layanan kesehatan dan transportasi. Kami ingin memastikan jemaah mendapatkan pelayanan terbaik sejak dari asrama hingga keberangkatan ke Tanah Suci,” ujarnya, Kamis (1/5/2025).

Sementara itu, Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya, Dr. Rosidi Roslan, menyampaikan bahwa sejak kedatangan kloter pertama hingga kloter kedua, sebanyak delapan jemaah telah mendapatkan penanganan medis di klinik asrama.

“Dari data kami, sampai kloter dua tadi, ada delapan pasien yang ditangani. Kebanyakan mengalami hipertensi, kemungkinan akibat kelelahan dan tekanan mental menjelang keberangkatan. Ada juga yang mengalami hemoglobin (HB) rendah dan satu kasus kehamilan,” ujarnya.

Berikut data pasien yang sempat dirujuk ke klinik:
* Kloter 1: Dewi Fatimah (52) dengan HB rendah, Sunardi (93), Siti Maryam (73), dan Asiyah Kamijo (85) – ketiganya mengalami hipertensi.
* Kloter 2: Ririn Fauziah (38) – dalam kondisi hamil.
* Kloter 3: Saat ini masih dalam proses, tiga jemaah tercatat mengeluhkan hipertensi.

Rosidi menegaskan, semua jemaah yang sempat dirawat sudah dinyatakan laik terbang. “Sudah kami treatment di klinik dan kini mereka telah kembali ke kamar masing-masing. Insya Allah besok siap berangkat ke Tanah Suci,” pungkasnya.

PPIH Embarkasi Surabaya dijadwalkan memberangkatkan puluhan kloter jemaah haji dalam beberapa minggu ke depan, dengan puncak keberangkatan berlangsung pertengahan Mei. (gal)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry