Duta Besar Inggris untuk Indonesia ASEAN dan Timor Leste, Moazzam Malik berbincang dengan siswa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya usai meresmikan EduMu aplikasi pendidikan digital Muhammadiyah di Surabaya, Kamis (14/3). DUTA/Wiwiek Wulandari

SURABAYA | duta.co – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggandeng British Council dan Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris.

Kerjasama ini untuk melaksanakan program peningkatan kapasitas bahasa Inggris selama dua hari untuk para guru Muhammadiyah di Surabaya dan sekitarnya.

Program ini bertujuan untuk membantu guru menginspirasi siswa agar memiliki kemampuan dan kepercayaan diri untuk menggunakan teknik dan materi pembelajaran interaktif.

Melatih para pengajar menciptakan efek ganda yang signifikan – karena setiap guru memiliki dampak besar dalam proses pengajaran, sehingga siswa dapat belajar bahasa Inggris dengan lebih mudah dan menyenangkan.

Pelatihan ini merupakan salah satu bagian dari kampanye English For Indonesia yang diprakarsai British Council dan Kedutaan Besar Inggris untuk membantu Indonesia lebih maju dan mendunia.

Kedua institusi telah bermitra dengan Muhammadiyah untukmengintegrasikan materi pembelajaran bahasa Inggris yang canggih dari British Council keEduMu – aplikasi pendidikan digital Muhammadiyah.

Langkah selanjutnya adalah berkolaborasi dengan guru-guru Muhammadiyah agar mereka dapat memanfaatkan sumber belajar gratis dari para pakar bahasa Inggris internasional.

Materi belajar online British Council ini didesain untuk melengkapi proses belajar bahasa Inggris untuk semua tingkat melalui empat situs web yaitu: Learn English Kids (untuk anakanak dan orang tua).

Learn English Teens (untuk remaja), Learn English (untuk professional dan mahasiswa), serta Teaching English untuk guru yang berisi materi pendukung pengajaran dan pengembangan pedagogik.

Sebanyak 320.695 masyarakat Surabaya telah mengunjungi salah satu dari keempat situs ini sepanjang tahun 2018. Di Surabaya, program yang merupakan bagian dari kampanye English for Indonesia ini akan melatih 30 guru Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Setelah Makassar dan Surabaya, edisi terakhir program peningkatan kapasitasini akan dilaksanakan di Jakarta dan akan dilanjutkan dengan episode Training of Trainers (ToT) secara online yang dapat disimak melalui EduMu dan Facebook British Council Indonesia.

Head of Marketing, British Council Indonesia, Hanny Sanjaya mengatakan program ini sudah ada sejak Oktober 2018 lalu. Di mana program ini dengan materi belajar bahasa Inggris lewat digital dan bisa diakses siapa saja.

“Kita memang memasyarakatkan web yang kita punya ini. Salah satunya kini bermitra dengan organisasi-organisasi, salah satunya dengan Muhammadiyah. Selain itu dalam waktu dekat akan bekerjasama dengan Pemprov Jawa Timur dan Pemkot Surabaya,” ujar Hanny saat ditemui di sela kunjungan Dubes Inggris di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (Smamda), Kamis (14/3).

British Council sendiri merasa bangga untuk bisa bermitra dengan Muhammadiyah melalui program peningkatan kapasitas berbahasa Inggris untuk para guru.

British Council berkomitmen untuk melatih guru-guru Indonesia di berbagai wilayah, secara tatap muka maupun online.

Moazzam MalikDuta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste mengungkapkan dunia yang semakin terhubung, memang harus bekerjasama menciptakan keamanan dan kemakmuran untuk seluruh masyarakat.

“Agar suara Indonesia tampil mendunia – suara untuk toleransi, kasih sayang, dan saling mengerti  masyarakat Indonesia harus dapat berbicara, mendengar, membaca dan menulis dalam bahasa Inggris, sebagai bahasa global,” tukasnya.

Sekretaris PP Muhammadiyah Alpha Amirrachman mengungkapkan dengan kerjasama ini diharapkan ada aspirasi dan kemampuan untuk mendunia menyebar melalui keluarga Muhammadiyah melalui program pelatihan dan kemitraan dengan EduMu.

Dia sangat sangat mengapresiasi British Council atas bantuannya untuk menyelenggarakan pelatihan guru – guru Muhammadiyah di Surabaya yang merupakan pelatihan kedua setelah Makassar dan sebelum Jakarta.

“Kami yakin upaya ini akan memberikan kontribusi terhadap program pengembangan profesional guru – guru di sekolah dan madrasah Muhammadiyah. Muhammadiyah memiliki kepedulian di bidang pendidikan dan demikian juga British Council, untuk itu kami memiliki hubungan kerja sama erat uang sudah berjalan lama di bidang  pendidikan,” tukasnya. end/ril

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.