MASUKKAN KOIN : (kiri) CEO The Daily Wash Indonesia, Lianto Tim dan manajemen memasukkan koin ke mesin laundry usai dibukanya cabang keempat di Manukan Tama. (duta.co/imam)

SURABAYA | duta.co –Bisnis jasa laundry di Kota besar seperti Surabaya potensinya sangat besar. Tingginya kesibukan ditunjang efiensi dan harga yang terjangkau, membuat makin banyak ibu rumah tangga ataupun mahasiswa yang memilih laundry untuk mencuci baju-bajunya.

Karenanya tidak salah kalau The Daily Wash Laundromat memilih lokasi padat penduduk dan dekat kampus sebagi lokasi ekspansinya. Saat ini, outlet The Daily Wash di seluruh Indonesia sudah ada di 11 provinsi dengan jumlah 62 outlet. Kota dengan jumlah outlet paling banyak adalah Medan yang mencapai sekitar 23 outlet dan di Jakarta sekitar 11 outlet.

Sukses membuka tiga outletnya di Surabaya yakni di Siawan, Ketintang dan ketiga di Keputih Surabaya, The Daily Wash Laundromat kembali membuka outlet keempat di Manukan Tama Surabaya. Hingga akhir tahun, ditargetkan akan ada sekitar dua hingga tiga outlet baru lagi yang akan di buka di kota pahlawan ini.

Franchise Director PT Anugerah Lima Semesta, Herlambang Prayatno mengatakan kota terbesar kedua setelah Jakarta, Surabaya memiliki jumlah penduduk besar, mencapai 2,94 juta jiwa. Dengan besarnya jumlah penduduk, maka bisa dipastikan bahwa bisnis laundry di Surabaya sangat potensial dan bisa berkembang pesat.

“Kondisi ini didukung dengan karakteristik masyarakat perkotaan yang ingin hidup praktis dan mudah.

The Daily Wash menjadi sebuah solusi bagi mereka, masyarakat perkotaan yang sibuk karena sangat cepat, murah dan praktis,” jelasnya.

Herlambang Prayatno menambahkan cepat karena mencuci di sini hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam saja, murah karena biaya hanya dipatok Rp20 ribu per tujuh kilogram atau sekitar Rp 2.800 per kilogram dan praktis karena tidak pakai setrika.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat agar hemat energy dan biaya, mencuci baju tidak harus disetrika. Di sini kami juga memberikan pilihan, apakah konsumen akan mencuci saja, atau hanya mengeringkan. Membawa detergen sendiri atau dari sini, semuanya tergantung konsumen,” terang Herlambang saat pembukaan Outlet ke empat di Manukan Tama Surabaya, Sabtu (6/10/2019).

“Keunggulan kami karena kami menggunakan mesin dari Amerika yang sengaja diciptakan untuk bisnis. Jadi ini adalah mesin cuci untuk bisnis yang mampu beroperasi 24 jam penuh, bukan mesin cuci rumah tangga yang digunakan untuk bisnis. Mesin ini tahan hingga 25 tahun, sehingga mitra kami tidak butuh mengganti mesin lagi hingga 25 tahun ke depan,” ungkap Herlambang.

Karena potensinya sangat besar, maka PT Anugerah Lima Semesta sebagai pihak franchisee dan distributor mesin laundry dengan merk Speed Queen, mempersilahkan pengusaha di Surabaya dan Sidoarjo untuk gabung dan membuka outlet The Daily Wash.

“Potensi Surabaya sama seperti Medan, bisa sampai 20 outlet atau bahkan lebih. Sementara di Sidoarjo masih belum ada, kalau ada pengusaha yang mau bergabung, silahkan saja. Hingga akhir tahun, outlet The Daily Wash ditargetkan bisa mencapai 80 outlet. Untuk bisa membuka outlet ini, investasi yang dibutuhkan sekitar Rp 450 juta hingga Rp 750 juta per outlet,” ajaknya.

Karena target pasar The Daily Wash adalah menengah bawah, maka penentuan lokasi outlet menjadi yang utama. Pihaknya akan melakukan survei dan  mencari lokasi yang padat penduduk, yang traffic-nya padat, ramai hingga malam.

 “Kita melihat di jalan Manukan Tama ini, selain padat penduduk, juga traffic rame, sampai jam 10 malam masih ramai,” katanya.

CEO The Daily Wash Indonesia, Lianto Tim berharap bisnis ini akan terus berkembang di Surabaya. Sebab antusiasme warga sangat tinggi dan ini adalah konsep baru dalam mencuci karena segalanya dilakukan sendiri tanpa dilayani. “Karena segala sesuatu yang dilayani itu pasti lebih mahal,” pungkasnya.

The Daily Wash Laundromat brand dari franshice dibawah PT. Anugerah Lima Semesta, franchisor dan distributor di Indonesia untuk mesin laundry merek Speed Queen, brand dari Alliance Laundry System. Brand  ini sudah ada sejak 1908 dan menjadi No. 1 commercial laundry yang paling banyak digunakan di dunia. (imm)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry