PLOSO : Salat jenasah almarhumah Mbah Nyai Miek (Muhamad Mahbub / duta.co)

KEDIRI | duta.co – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Al Falah Desa Ploso Kecamatan Mojo, atas kabar wafatnya Mbah Nyai Hj. Lilik Suyati. Beliau tidak lain, istri almarhum KH. Khamim Jazuli yang akrab disapa Gus Miek, Pendiri Majelis Sema’an Al Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah sumber, almarhumah menghembuskan nafas terakhir di RS. Polda Bhayangkara Kediri, pada Minggu (6/10) sekira pukul 19.15 wib.

Disampaikan Khalim, abdi ndalem pondok, Mbah Nyai memang sebelumnya sempat diopname selama dua hari. “Kemudian tadi sore matur jika merasa kelelahan kemudian dilarikan ke rumah sakit. Sempat mendapat perawatan medis, namun kemudian didapat keterangan bila beliau telah wafat,” terangnya.

Dikaruniai enam anak, terdiri empat putra H. Agus Tajjuddin Heru Cokro, H. Agus Sabuth Pranoto Projo, Agus Tijani Robert Syaifunnawas, H. Agus Orbar Sadewo Ahmad. Kemudian dua anak putri, Hj. Tahta Alfina Pagelaran dan Ning Riyadin Dannis Fatussunnah.

Didapat keterangan, jenasah akan dimakamkan di lokasi Makam Auliya’ Desa Tambak Kecamatan Mojo, pada Senin besok sekira pukul 08.00 wib.

“Rencana akan dimakamkan Senin besok di dekat makam Gus Miek,” terangnya. Sempat disambut gerimis saat jenasah tiba di rumah duka. Ribuan jamaah secara bergantian melakukan salat jenasah di musala berada di belakang ndalem.

Sebelum dibawa ke tempat peristirahatan terakhir, jenasah akan dibawa ke lokasi pondok, memberikan kesempatan kepada para santri untuk melakukan jamaah salat jenasah.

“Sebelum dimakamkan, jenasah akan diberangkatkan dari pondok dan sebelumnya memberikan kesempatan kepada para santri untuk menjalankan jamaah salat jenasah,” terangnya. Selamat jalan Mbah Nyai, Semoga Allah swt menerima seluruh amal baik dan mengampuni segala khilaf, alfaatihah. (bub/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry