: Penyidik Lidpam POM Lantamal V saat meminta keterangan ke Kopda SS yang telah disertir yang sebelumnya ditangkap di arena sabung ayam Jalan Embong Miring, Jombang. DUTA/ANDI MULYA

SURABAYA | duta.co – Seorang Disertir (lari dari kedinasan,red) TNI AL, Kopda SS yang buron sejak lima bulan lalu berhasil diringkus Tim Lidpam Polisi Militer Pangkalan Utama TNI AL V (POM Lantamal V) di arena judi sabung ayam, Megaluh Gudo, Jalan Tikungan Embong Miring, Denanyar, Kabupaten Jombang, Kamis (31/1/2019) malam.

“Kopda SS yang telah dinyatakan disertir sejak tahun 2018 tersebut berhasil diringkus setelah dilaksanakan pengejaran oleh Tim Lidpam Polisi Militer Lantamal V selama 1 bulan,” ungkap Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono, Danpom Lantamal V, saat ditemui Duta di ruang kerjanya, Jumat (1/2/2019) pagi.

Kelihaian Kopda SS menyembunyikan keberadaannya selama ini, akhirnya harus berakhir juga setelah tim Lidpam Polisi Militer Lantamal V berhasil mengendus keberadaan Disertir ini. Hal ini berdasarkan adannya informasi dari masyarakat berkaitan dengan kegiatan arena Judi sabung ayam di daerah Megaluh Gudo, Jombang, yang diduga adanya  keterlibatan seorang disertir TNI AL ini.

Kolonel Joko menjelaskan, dari informasi yang ada, Tim Lidpan bergerak cepat dengan melaksanakan Puldata secara intensif dengan mengendapkan personilnya selama 1 bulan disekitar area tersebut.

“Setelah membentuk tim khusus untuk memburu disertir dan dipastikan bahwa oknum tersebut adalah Kopda SS yang terlihat beberapa kali ikut di dalam arena judi tersebut langsung disergap,” ujarnya.

Kolonel Joko, panggilan akrab Joko Tri Suhartono dengan tegas menyatakan bahwa pencarian, dan pengejaran terhadap pelaku tindak pidana terutama disertir akan terus dilakukan. “Ini dilakukan guna meminimalisir tindakan merugikan masyarakat dan melawan hukum dari oknum bersangkutan yang berpotensi merusak nama baik institusi TNI AL di masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui, Kopda SS yang lari dari dinas (disertir-Red) sejak lima bulan lalu setelah diputus Pengadilan Militer Nomor Put.117-K/PM.III-12/AL/V/2018 tanggal 13 September 2018 yaitu berupa pidana pokok kurungan 1 tahun, dan pidana tambahan berupa pemecatan secara tidak hormat dari kedinasan. (and)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.