SELAM : Suasana kegiatan Selam di Manado ( duta.co/Istimewa)

SITUBONDO | duta.co -Seorang anggota Polwan Polres Situbondo Bripka Lisawat dan Kompol Veronika istri Kapolres Situbondo turut berpartisipasi dalam kegiatan pemecahan rekor dunia kategori selam terbanyak di Manado hari ini, Sabtu (4/8/2019).

“Bripka Lisawati bersama Kompol Veronika Awan Hariono, istri Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono juga hadir dalam kegiatan tersebut,” jelas Iptu Nanang Priambodo Kabag Humas Polres Situbondo.

Wanita Selam Indonesia (WASI), kata Nanang, akan memecahkan rekor selam terbanyak di dunia di Pantai Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, dan sebanyak 3.100 penyelam wanita berpartisipasi dalam Guinness World Record (GWR) selam ini.

Lebih lanjut, Nanang menerangkan, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian hadir dalam kegiatan ini dan memberi sambutan.

“Ada sekitar 3.100 penyelam yang ikut dalam kegiatan nyelam tersebut, mudah-mudahan bisa kita pecahkan rekor ini,” jelas Kasubag Humas seraya menirukan sambutan Kapolri di Pantai Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara.

Sambutan Kapolri, kata Nanang, menjelaskan selain rekor penyelam terbanyak, akan dipecahkan pula rekor pembentangan bendera merah putih terbesar di bawah air. “Tentu hal ini akan kita viralkan juga,” katanya.

Sebelumnya, imbuh Nanang, aksi pemecahan rekor telah dilakukan WASI bersama 578 penyelam pada hari Kamis (1/8/2019), yakni rekor rangkaian manusia terpanjang di bawah air (Longest Human Chain Underwater).

Untuk itu, sambung Nanang, Kapolri berharap hari ini, dua rekor lainnya bisa dipecahkan. “Dengan demikian, nama Indonesia, nama Manado, dan nama Bunaken semakin mendunia. Sehingga, bisa lebih mendongkrak pariwisata dan menambah investasi di Indonesia,” tuturnya.

Manado, salah satu destinasi pariwisata yang berkelas internasional. Mudah-mudahan upaya Polri dan TNI memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia bukan hanya di Sulawesi Utara dan Manado saja, tapi untuk Indonesia.

Antusiasme pemecahan rekor dunia atau Guinness World Record (GWR) yang diselenggarakan Wanita Selam Indonesia (WASI) sangat tinggi di Pantai Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara.

“Bukan hanya peserta dan penonton saja yang antusias dalam pemecahan rekor tersebut, namun juga para petinggi TNI dan Polri bersemangat, ” tuturnya.

Diketahui, bukan hanya Laksamana Muda TNI Mintoro Yulianto dan Kapolri yang menghadiri aksi pemecahan rekor dunia selam, namun Pejabat Utama Mabes Polri dan para Kapolda di seluruh Indonesia turut menyaksikan aksi pemecahan rekor dunia selam. Yaitu rekor penyelaman massal terbanyak (Most People Scuba Diving) dan pembentangan bendera terbesar di bawah air (Largest Unfurled Flag Underwater)

 

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry