TEKAN KEJAHATAN: Kompol Harna, Kabag Ops Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang siap menekan angka kriminalitas di malam natal dan tahun baru | Tunggal Teja Asmara

SURABAYA – Kasus kejahatan jalanan kasus 3C (curas, curat dan curanmor) belakangan ini cukup mengkhawatirkan masyarakat. Apa lagi menjelang natal dan tahun baru, dimana anggota Polisi fokus pengamanan perayaan Natal dan tahun baru, bisa dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan jalanan.

Terhitung 11 bulan sejak Januari hingga November 2016 di Wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ini mecapai ratusan kasus 3C. Dari data yang berhasil dihimpun dari 279 kasus yang berhasil diselaikan 219 kasus.

Di Wilayah hukum Polres Pelabuhan  Tanjung Perak kasus curanmor menduduki peringkat paling tinggi dibandingkan kasu curat dan curas. Dimana curanmor mencapai angka 156 kasus dan diselaiakan 108 kasus, curas 40 kasus dan berhasil diselesaikan 30 kasus, sedangkan curat 83 kasus dan berhasil diselesikan 81 kasus.

Banyaknya kasus kejahatan jalanan ini yang menimbulkan gangguan kamtibnas ini ditimbulkan berbagai faktor seperti korelatif kriminogen dan faktor lingkungan.

“Terkait kenaikan kejahatan ini, banyak faktornya. Salah satunya faktor ekonomi dan juga peningkatan operasi Kepolisian,” ungkap Kompol Harna, Kabag Ops Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (13/12 ) saat dihubungi melalui telepon genggamnya.

Harna melanjutkan, guna menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak selain meningkatkan operasi rutin, juga melakukan pengamanan dengan mengedepankan pola preventif dan penegakan hukum.

“Dan pada malam Natal dan tahun baru selain melakukan pengamanan di beberapa objek vital, kita juga akan meningkatkan patroli dengan melakukan operasi gabungan skala besar guna meningkatkan keamanan dan menekan kriminalitas,” tutup Harna. (tom/gal)

Tinggalkan Balasan