PLEMAHAN : Bayi sempat mendapatkan perawatan awal bidan desa (istimewa/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Selepas Maghrib usai ditemukan bayi berkelamin laki – laki ditemukan di lahan belakang rumah milik Nurul Khotimah (40) warga Desa Payaman Kecamatan Plemahan, Rabu (25/11). Jajaran Satreskrim Polres Kediri bersama Unit Reskrim Polsek Plemahan dikabarkan telah berhasil mengungkap kasus ini. Dengan mengamankan seorang perempuan diduga ibu bayi tersebut dan kini dalam proses visum di RS Kabupaten Kediri (RSKK).

“Memang benar diduga ibu dari bayi tersebut dan kini dalam proses visum, mohon bersabar,” ucap Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono melalui Kasat Reskrim AKP Gilang Akbar saat dikonfirmasi Rabu malam. Berawal dari Sugianto (36) warga setempat saat lewat mendengarkan suara tangis bayi yang awalnya diduga suara kucing sedang bertengkar. Setelah dilihat, bayi diperkirakan baru berumur satu jam ini, terlihat menangis di dekat pohon pisang.

Dibantu sejumlah tetangga, juga bidan desa akhirnya bayi tersebut dilarikan ke RSKK untuk perawatan lebih lanjut. “Alhamdulillah kondisi bayi saat ini dalam kondisi sehat dan telah berada di rumah sakit,” ucap Kapolsek Plemahan AKP Suharyanta kepada sejumlah media. Menurut sumber duta.co, bahwa perempuan yang diamankan tersebut tinggal hanya beberapa meter dari lokasi pembuangan. “Mungkin dia merasa malu mempunyai bayi,” ucap sumber tersebut singkat.

Bila ternyata benar bahwa perempuan yang diamankan tersebut merupakan ibu kandung bayi tersebut, maka akan mendapatkan ancaman pidana sesuai Pasal 305 KUHP. “Jika seorang ibu karena takut akan diketahui orang tentang kelahiran anaknya, tidak lama sesudah melahirkan, menempatkan anaknya untuk ditemukan atau meninggalkannya dengan maksud untuk melepaskan diri daripadanya, maka maksimum hukuman lima tahun enam bulan”.(nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry