KEDIRI | duta.co -Maraknya broadcast di medsos, Ojo Lali Dulur, 24 januari 2019, Hitamkan Nganjuk dan Acak-Acak Pusat Pagar Nusa Gasmi di Lirboyo – Kediri tegas Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi, bahwa kabar tersebut tidak benar.

Dalam siaran pers-nya, Senin (21/01/2019), keterangan ini didapat, setelah pihak Polres Kediri Kota menggelar sejumlah pertemuan menghadirkan pengurus PSH Teratai Cabang Kediri, Ketua Umum Pagar Nusa, Yusuf Kozin dan Ketua Umum Gasmi, Agus Zainal Abidin.

“Yang mana broadcast tersebut terkirim ke Ketua PSHT Cabang Kediri maupun para ranting melalui grup WA. Langkah diambil Polres Kediri Kota, pada 15 Januari mengundang pengurus PSH Terate dan pihak PSHT menginstruksikan semua ranting tidak menanggapi isi broadcast tersebut, dilarang mengikuti ajakan provokasi yang mengatasnamakan PSHT,” jelas Anthon Haryadi.

Kemudian dilanjutkan pertemuan pada 16 Januari, di kediaman Gus Bidin, sapaan akrab Ketua Umum Gasmi dihadiri Gus Yusuf, Ketua Umum Pagar Nusa. Pada 18 Januari kembali digelar silaturahmi Ketua PSHT Winongo Madiun, Gus Kuluq, dihadiri perwakilan Pagar Nusa dikediaman Gus Bidin.

“Mari kita tetap menjaga situasi yang kondusif dan terus menjalankan komunikasi yang baik antar perguruan silat baik PSHT maupun Pagar Nusa. Tetap menjaga kondusifitas serta tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi oleh berita hoax dan broadcast yang tidak jelas pembuat dan pengirimnya,” terang Kapolres Kediri Kota. (nng)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.