DIDAMPINGI : Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hermawan, MSi didampingi Kasat Brimob, Diskrimsus dan Kapolres saat rilis di Mapolres Jember (duta.co/udiek)

JEMBER | duta.co –Kunjungan kerja (Kunker) Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hermawan Msi didampingi Kasat Brimob Kombes Pol Ketut Gede Wijatmika Beserta Dirkrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan ke Mapolres Jember, dalam rangka melakukan kesiapan pengamanan Pilpres dan Pileg atau  Mantab Brata, Minggu (13/4/2019).

Kapolda Jatim mengatakan sangat berterima kasih kepada Kapolres Jember karena telah menjalankan arahan dari pimpinan tertinggi Polri dalam rangka melaksanakan kesiapan pengamanan Pilpres maupun Pileg. “Sekaligus mengajak masyarakat agar datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya,” ujarnya.

Masih kata Luki, Kapolres telah memaparkan situasi dan kondisi yang ada diwilayahnya.  ” Untuk titik rawan, Kapolres telah menambah personel yang akan diperkuat oleh 100 pasukan Brimob. Ini dilakukan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolda.

Lebih lanjut perwira tinggi dengan dua bintang di pundak tersebut juga mengantisipasi bencana alam karena saat ini masih musim penghujan.

“Kita sudah menyiapkan personil lengkap dengan peralatannya. Dalam hal ini Kapolres juga telah berkoordinasi dengan pihak BPBD,” tuturnya.

Menurutnya, secara khusus ada beberapa titik rawan pertama Madura. ” Secara keseluruhan Madura manjadi prioritas pengamanan dari Polda Jatim bersama TNI. Karena Madura memiliki sejarah panjang terkait pemilihan baik Pemilihan Kades, Bupati, Gubernur dan Pilpres,” jelasnya.

Dikatakan oleh Kapolda, beberapa tahun lalu di Madura pemilihan pilpres sempat diulang, begitu juga pemilihan Gubernur juga diulang. Disamping Madura ada juga yang menjadi prioritas pengamanan dari TNI-Polri yakni Pasuruan, Pribolinggo juga Situbondo.

“Namun secara keseluruhan di Jawa Timur tetap aman terkendali,” tutup Kapolda.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo menyampaikan, Kapolda melaksanakan kunker dibeberapa wilayah berkaitan dengan kesiapan pengaman Pemilu. Arahan Kapolda setelah dipaparkan bagaimana penempatan personil pengamanan yang terdiri dari 7670 TPS dibeberapa Kecamatan.

“Kita menempatkan 17 ribu personil yang terdiri dari 1041 personil Polri, 370 TNI, 15 ribu linmas yang mana satu TPS terdiri dua linmas. Dengan pola pemetaan dari 7670 tersebut ada 12 TPS yang dinilai rawan. Rawan dalam artian bukan konflik sosial namun rawan geografis , karena jarak TPS dari pemukiman penduduk sangat jauh dwn tidak bisa diakses oleh kendaraan bermotor dan hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki atau naik kuda ,”terangnya.

Untuk kekhawatiran lain tidak ada, untuk Kabupaten Jember aman kondusif sehingga pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya.

” Ini adalah pesta demokrasi dan pesta ini kita sambut dengan suka cita dan gembira, karena 17 april itulah yang berperan dalam menentukan lima tahun kedepan Negara kita,” pungkas Kapolres. (dik)

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry