Foto bersama jajaran petinggi PLN dengan mahasiswa Teknik Elektro ITS. DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – PT PLN (Persero) mengajak mahasiswa untuk mengikuti program magang bersertiikat.

Para mahasiswa khususnya teknik elektro akan diajak magang di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) PLN.

Program magang bersertifikat ini nantinya mahasiswa kesempatan untuk melaksakanan magang selama satu semester.

Dalam hal ini PLN akan memberikan dana yang cukup untuk mahasiswa agar bisa menjalankan program ini dengan baik.

“Nanti diharapkan mahasiswa bisa melakukan penelitian yang hasilnya bisa dimanfaatkan demi kemajuan PLN,” ujar Dwi Suryo Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi Distribusi Jawa Tiimur.

Program itu pun disosialisasikan di kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya khususnya di jurusan teknik elektro.

Yang hadir menyosialisasikannya adalah  Direktur Regional Sulawesi, Syamsul Huda. Syamsul Huda sendiri adalah alumni teknik elektro ITS E27 angkatan 1987 dan lulus 1993.

Di hadapan sekitar 125 mahasiwa teknik elektro, Syamsul Huda tidak hanya memotivasi mahasiswa tentang program magang, tapi juga memaparkan kondisi dan proses bisnis PLN saat ini.

“Sampai saat ini PLN mempunyai pelanggan sebanyak 65.300.300 dengan pertumbuhan kapasitas 7.000 mega watt per tahun,” ujar Syamsul.

Tidak hanya itu, Syamsul juga mengatakan bahwa sampai saat ini untuk pembangkit listrik masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dari energi fosil.

Dan setiap tahunnya konsumsi selalu bertambah seiring dengan bertambahnya konsumsi listrik pelanggan yang mencapai 7 ribu megawatt setiap tahunnya.

“Tapi kita berusaha untuk terus mencari alternatif sumber energi. Kita dituntut untuk meningkatkan pemakaian energi baru dan terbarukan (EBT),” tandasnya.

Karenanya untuk memenuhi kebutuhan listrik hingga lima tahun ke depan, PLN akan menjalankan program pemerintah untuk membangun pembangkit listrik hingga 35 ribu megawatt.

Untuk memenuhinya dengan membangun pembangunan pembangkit, jaringan tegangan tinggi hingga pembangunan tegangan menengah dan rendah.

Tujuanya agar kebutuhan listrik di Indonesia untuk mendorong ekonomi nasional dapat terpenuhi baik jangka menengah maupun jangka panjang.

“Masih banyak inovasi-inovasi yang perlu di riset oleh mahasiswa untuk dapat memajukan PLN sebagai perusahaan penyediaan energi listrik guna kehidupan yang lebih baik,” pungkas Syamsul Huda.

Dwi Suryo Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi Distribusi Jawa Tiimur mengatakan kehadiran PLN di kampus ITS ini merupakan bagian dari program BUMN Hadir di Kampus.

Ini sebagai salah satu bentuk kepedulian PLN kepada kampus  agar mahasiswa lebih mengenal kondisi proses bisnis PLN.

“Ini juga kesempatan bagi kampus untuk ikut meneliti sehingga bisa berinovasi demi kemajuan perusahaan di masa depan,” ungkap Dwi Suryo. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.