Ketua Umum DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan.

SURABAYA | duta.co – Kepengurusan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) Partai Keadilan Sejahtera Jawa Timur masa bakti  2020-2025 resmi dilantik bersamaan dengan DPTW PKS se Jatijaya (Jawa Timur, Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta) oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu lewat daring di Dyandra Convention Surabaya, Minggu (14/2/2021).

Dalam sambutan khusus pelantikan kepengurusan Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur, Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengaku menaruh harapan besar kepada DPTW PKS se  Jatijaya khususnya di Jawa Timur untuk berkembang sehingga mampu berkontribusi besar dalam Pemilu tahun 2024 mendatang.

Ia juga mengapresiasi perjuangan kader-kader dan simpatisan PKS dalam perhelatan pemilukada serentak 2020 membuahkan hasil yang menggembirakan.

“Di Jawa Tengah, PKS mampu memenangkan 6 daerah. Kemudian di Jawa Timur menang di 10 daerah. Ini adalah tahapan awal untuk meraih kemenangan PKS pada pemmilu 2024,” kata Ahmad Syaikhu.

Kendati target kemenangan pemilukada sebesar 60 persen secara nasional belum tercapai, namun pihaknya tetap bersyukur karena sudah bisa mencapai kisaran 48 persen. “Semoga ini akan menjadi modal di pemenangan pemilu 2024,” harap Presiden PKS.

Untuk memenuhi target di Pemilu 2024, Ahmad Syaikhu mengajak seluruh kader PKS instropeksi dan meningkatkan kesalehan pribadi maupun kesalehan sosial sehingga nantinya PKS bisa semakin dipercaya dan mendapat dukungan yang luas dari publik.

Terlebih berdasarkan data BPS, jumlah penduduk terbesar kisaran 50 persen lebih ada di Pulau Jawa, sehingga kader PKS maupun pejabat publik dari pKS harus mampu membangun kepeloporan dan terdepan dalam melakukan pelayanan, pemberdayaan dan pembelaan terhadap kepentingan rakyat.

“Gerakkan seluruh sumber daya yang dimiliki partai untuk melipatgandakan, menggalang dan membina basis sosial pemilih PKS. Basis sosial pemilih yang jadi sasaran utama adalah generasi milenial dan generasi Z yang saat ini mendominasi kisaran 53 persen komposisi penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta jiwa,” ungkap Ahmad Syaikhu.

Presiden PKS juga berharap anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota asal PKS harus memiliki pola pikir ekspansi, bukan hanya menyelamatkan kursinya sendiri tapi juga harus menduplikasi kader calon anggota dewan lainnya, sehingga PKS bisa mempertahankan bahkan menambah kursi dewan.

“Selain itu, saya juga berharap kader PKS ikut turun membantu pemenangan calon kepala desa yang memiliki integritas dan kapasitas serta kepedulian dan inovasi dalam memperbaiki kehidupan masyarakat desa kedepan,” katanya.

Secara khusus Presiden PKS juga memberikan wejangan khusus kapada pengurus PKS yang baru dilantik supaya memiliki daya tahan yang kuat untuk konsistensi dalam berjuang. Mengingat, perjuangan kita bak lomba lari marathon sehingga harus memiliki kesabaran dan ketekunan dalam berjuang.

“Mari kita luruskan niat dalam perjuangan karena Allah semata. Seluruh struktur harus bisa menjaga soliditas dan loyalitas partai supaya bisa menjadi kunci kemenangan. Kemudian memiliki integritas moralitas dan tunjukkan inovasi dan  jiwa patriotisme serta nasionalisme,” tegas Ahmad Syaikhu.

“Kami percaya, pengurus yang baru dilantik ini adalah orang-orang yang terbaik dan terpilih yang mampu mengemban amanah kedepan, insyaAllah mamu membesarkan PKS. Semua harus kita kembalikan kepada Allah, karena berbagai usaha kita hanyalah wasilah tapi segala sesuatunya disandarkan kepada Allah, Sang Pemilik Kekuasaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan usai pelantikan mengatakan bahwa tugas dan tanggungjawab kedepan cukup berat. Mengingat, DPP berharap Jatim bersama provinsi-provinsi lain di Pulau Jawa bisa menjadi tumpuan untuk kemenangan di Pemilu 2024.

Kendati demikian, Kang Irwan sapaan akrabnya tetap optimis PKS Jatim akan semakin mendapat tempat di masyarakat. Terbukti hasil Pileg 2019, PKS mampu masuk diterima di seluruh sosio kultur masyarakat Jatim.

“Di wilayah Mataraman kita sudah punya  Fraksi PKS DPRD Madiun. Begitu juga di Tapal Kuda seperti Bondowoso ada 5 kursi, Jember 6 kursi, lalu di Madura seperti Pamekaaan punya 5 kursi, kemudian wilayah Arek seperti Kab Malang punya 5 kursi, dan Kota Surabaya 5 kursi. Ini bukti PKS sudah diterima seluruh sosio kultur di Jatim,” jelas Irwan.

Hasil pemilu 2019 lalu, lanjut Kang Irwan PKS Jatim memiliki 2 kursi DPR RI, 4 kursi DPRD Jatim dan 104 kursi DPRD kabupaten/kota di Jatim. Kedepan, DPP menargetkan kenaikan DPR RI menjadi 11 kursi, DPRD Jatim 14 kursi dan DPRD Kab/Kota 201 kursi atau setiap dapil punya wakil.

“Kami optimis dengan tagline Bersama Melayani Rakyat, target tersebut bisa diwujudkan oleh DPTW PKS Jatim yang baru,” dalihnya.

Diakui Irwan dalam struktur kepengurusan DPW PKS Jatim yang baru, pihaknya banyak memasukkan unsur gender (perempuan) hingga 33 persen. Selain itu juga merekrut anak-anak muda potensial dengan beragam latarbelakang dan profesi termasuk seniman, pengiat sosial, pengusaha UMKM dan masih banyak lagi.

“Mas Wawan saktiawan itu finalis SUCA 2 kita masukkan menjadi ketua bidang seni dan budayawan DPW PKS Jatim. Harapannya, tentu pendekatan ke masyarakat bisa lebih variatif dan upto date, sehingga PKS makin diterima dan didukung masyarakat Jatim,” ungkap mantan anggota DPRD Jatim ini.

Masih di tempat yang sama, Wawan menegaskan bahwa kenapa dirinya mau bergabung dengan PKS itu karena tak ada parpol lain yang menawari, PKS sudah terbukti dekat dengan rakyat perlu pendekatan out of the box.

“Anak muda jaman sekarang itu yang penting viral tak peduli baik atau jelek. Kita akan bikin konten hidupkan budaya -budaya masyarakat lokal, sehingga PKS makin bisa diterima masyarakat,” pungkas pria asli Kediri ini. (ud)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry