Keterangan foto pks.id

SURABAYA | duta.co – Dalam pandangan Ketua DPW FSPMI Jatim Pujianto, kinerja Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah nyata. Ia bahkan telah memantau sejak 2008 lalu. PKS tidak hanya hadir menjelang pemilu.

“Kerja PKS sudah nyata. Sejak tahun 2008 saya mengikuti kiprah PKS dan saya tahu betul bagaimana PKS gigih dan konsisten memperjuangkan hak-hak buruh!” demikian disampaikan Ketua DPW FSPMI Jatim Pujianto saat menyambut kedatangan pengurus PKS Jatim di Kantornya, Mojokerto, Ahad (2/5/2021).

Kebetulan, memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap 1 Mei, ada serangkaian acara yang dilakukan PKS Jatim. Mulai dari pemberian bingkisan kepada buruh yang kena PHK, diskusi webinar bersama pakar hingga kunjungan ke serikat buruh.

Pengurus partai ini mengunjungi kantor Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim dan Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi Dan Umum (FSPKEP–KSPI). Perwakilan buruh pun mengapresiasi perjuangan PKS untuk buruh dan pekerja.

Hal itu disampaikan dalam kunjungan PKS Jatim ke Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim dan Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi Dan Umum (FSPKEP – KSPI) Gresik.

PKS Jatim yang diwakili oleh Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan dan Ketua Bidang Pekerja, Tani dan Nelayan DPW PKS Jatim Alwi Burhanuddin, mengawali kunjungan ke kantor FSPMI Jatim di Mojokerto.

Kunjungan ini dimanfaatkan sebagai ajang menyampaikan aspirasi dan menitipkan agenda-agenda buruh untuk diperjuangkan di parlemen. Salah satunya terkait Raperda jaminan pesangon.

Menurut Ketua DPW FSPMI Jatim Pujianto, yang juga dikenal sebagai advokat ini bahwa tinggalan perjuangan PKS adalah Perda No 8 tahun 2016 tentang ketenagakerjaan, hingga upah sektoral saat ini masih ada. “Ini adalah perjuangan serikat buruh bersama PKS,” tegasnya.

Diskusi selanjutnya berlanjut tentang UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker), mengulas tentang banyak aturan yang tidak menguntungkan buruh. Salah satu hak yang disinggung adalah pesangon yang turun dari 32 menjadi tinggal 25 bulan upah.

“PKS Jatim akan meneruskan perjuangan untuk para pekerja dan buruh terkait raperda jaminan pesangon, mohon doanya,” kata Irwan antusias.

Dalam diskusi itu Irwan juga memaparkan cara pandang PKS terhadap buruh akan berdampak pada kebijakan yang dikeluarkan.

“Bagi PKS, buruh adalah elemen sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Jumlah yang sangat banyak tersebut menempatkan buruh sebagai tulang punggung bagi industri. Artinya, tanpa buruh, ekonomi dan industri akan lumpuh. Buruh adalah pahlawan ekonomi,” papar Irwan bersemangat.

Kunjungan kedua ke Sekretariat Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi Pertambangan dan umum (FSPKEP). Ditemui ketuanya, Panjang Apin Sirait, menyampaikan apresiasi khusus kepada PKS.

“Kami (serikat buruh) semua sudah tahu Pak Irwan, PKS itu yang konsisten memperjuangkan buruh. Pokoknya kalau yang datang PKS kami siap menerima kunjungannya, kapan saja tinggal WA,” ujar lelaki 56 tahun yang dikenal sebagai tokoh Buruh Jawa Timur.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi ringan seputar agenda buruh dan perjuangan di ranah parlemen hingga menjelang Maghrib. (net)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry