Keterangan Foto pkstangerang.id

JAKARTA | duta.co – Keinginan PKS ganti presiden begitu kuat. Setelah politisinya menginisiasi tanda pagar (tagar) #2019GantiPresiden, kini partai yang pernah sibuk dengan proyek khilafah itu, bakal menggunakan masjid sebagai basis gerakan.

Seperti kita tahu, PKS sering dituding sebagai kepanjangan tangan ideologi perjuangan Ikhwanul Muslimin – sebuah organisasi keagamaan yang didirikan Hasan Al Bana di Mesir dan kemudian berkembang luas ke pelbagai negara- memiliki hidden agenda, yakni mengganti ideologi Pancasila menjadi ideologi Islam. Karena itu, Masjid bisa menjadi sasaran empuk.

Masjid merupakan basis yang kuat bagi pembinaan umat. Apalagi, ada sebanyak 800 ribu masjid yang tersebar di Indonesia. Begitu kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dalam sebuah video yang diunggah di akun Twitter @MardaniAliSera, Kamis (14/6).

Kata dia, jumlah masjid di Indonesia lebih banyak ketimbang desa yang hanya 83 ribu. “Secara purata (pukul rata red) , 1 desa memiliki 10 masjid. Ini basis yang kuat bagi pembinaan umat,” jelasnya.

Dia pun mengajak agar masjid dijadikan basis sosial kekuatan umat dan basis kekuatan ekonomi umat. Selain itu, Mardani juga menyebut bahwa masjid merupakan basis kekuatan politik umat.

Dalam kicauannya, inisiator tanda pagar #2019GantiPresiden itu bahkan menyebut bahwa ceramah Idul Fitri merupakan momentum pendidikan politik yang baik.

“Momentum khutbah Idul Fitri adalah momentum pendidikan umat, momentum kekuatan potensi ekonomi, persatuan, kebersamaan. Termasuk momentum pendidikan politik yang baik,” tukasnya. (ian,rmol)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.