JOMBANG | duta.co – Kader Ansor dan Banser harus berani menggali potensi diri. Setiap manusia diberi kemampuan oleh Allah SWT, tinggal bagaimana keberanian dan kesadaran untuk menggalinya secara maksimal, selama tidak bertentangan dengan hukum agama dan negara.

Hal itu disampaikan Ketua PC GP Ansor Jombang, Taufiqi Fakkaruddin Assilahi (Gus Fiqi) saat mengisi materi dalam Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Diklatsar PC Ansor Satkorcab Banser Jombang yang ke-37, Sabtu (22/6), di SMK Plus Umar Zahid Semelo, Bandarkedungmulyo, oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor setempat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 48 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Jombang, yang dikenal sebagai kota santri. Para peserta digembleng dalam materi kepemimpinan, ke-Ansoran Banseran, kebangsaan, dan militansi organisasi.

“Sebagai kader Ansor dan Banser jangan takut, tetapi tetap harus sopan, santun, dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama,” tegas Gus Fiqi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tantangan zaman ke depan membutuhkan kader yang tidak hanya siap fisik, tetapi juga matang secara spiritual, emosional, dan intelektual. Ia berharap peserta tidak hanya ikut pelatihan secara fisik, tetapi juga menyerap nilai-nilai perjuangan dalam organisasi.

“Jangan cuma hadir untuk formalitas, kader harus mampu menunjukkan kapasitasnya. Bangkitkan potensi diri, karena Allah sudah memberikan modal itu,” tambahnya.

Acara tersebut menjadi momentum penting untuk mencetak kader muda Nahdlatul Ulama yang militan, tangguh, dan siap mengabdi untuk agama, bangsa, dan jam’iyah. (din)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry