Wakil ketua DPW PKB Jatim, Hj Anik Maslachah

SURABAYA | duta.co – Paska KPU Pusat bersama pemerintah memastikan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2020 bisa dilaksanakan pada akhir tahun kendati pandemi covid-19 belum bisa dipastikan akan berakhir.

Sejumlah parpol di Jatim langsung tancap gas menggerakkan mesin politik untuk menyiapkan pasangan calon dan memenangkan Pilkada serentak di 19 kabupaten/kota di Jatim

Salah satu parpol yang mulai serius menyambut pilkada serentak di Jatim adalah PKB. Bahkan partai ini telah menyiapkan kader-kader terbaik PKB untuk maju di Pilkada serentak mendatang agar kepeminpinan sehingga.

Asal Satu Visi

Wakil ketua DPW PKB Jatim, Hj Anik Maslachah mengatakan bahwa membangun demokrasi adalah tanggungjawab bersama. Sehingga koalisi dengan partai lain adalah sebuah keniscayaan dalam proses mencerdaskan warga masyarakat dalam berdemokrasi.

“Bagi PKB, koalisi dengan siapa pun boleh asal ketemu dalam satu visi. Visi PKB adalah mensejahterakan kehidupan seluruh lapisan masyarakat, apa pun suku, golongan, partai, maupun agama,” tegas Wakil ketua DPRD Jatim saat dikonfirmasi Jumat (19/6/2020).

Kemanusiaan bagi PKB, lanjut politisi asal Sidoajo di atas segalanya. Karenanya dalam kontestasi pilkada serentak di 19 kab/kota di Jatim, PKB membuka secara lebar untuk bisa berkoalisi dengan partai apapun yang terpenting ketemu dalam satu visi. Termasuk di Pilkada Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Lamongan dan Tuban yang menjadi basis PKB selama ini.

Dijelaskan Anik, di Kabupaten Lamongan PKB punya dua kader terbaik yakni Hj Kartika Hidayati (Wabup) dan Sholahuddin. “Namun hasil survey internal saat ini Wabup Lamongan itu lebih unggul dari calon manapun, sehingga PKB siap berkoalisi dengan partai manapun,” ungkapnya.

Begitu juga di Kabupaten Gresik, lanjut Anik ada nama Moh Qosim yang saat ini menjabat Wabub Gresik sekaligus ketua DPC PKB Gresik, dan Ahmad Yani ketua DPRD Gresik dari PKB. Namun survey internal Pak Qosim jauh lebih unggul dibanding bakal calon yang lain.

Di Kabupaten Sidoarjo kader PKB yang ikut meramaikan bursa calon kepada daerah ada tiga orang, yakni Nur Ahmad Syaifuddin (Plt Bupati),  Ahmad Muhdhor, dan Amir Aslihin.

Untuk Kabupaten Tuban, PKB Jatim menjagokan anggota FPKB DPRD Jatim dari Dapil Tuban-Bojonegoro yakni Hj Khozanah Hidayati. “PKB siap berkoalisi dengan partai manapun untuk mempertahankan Bupati Tuban ke depan tetap dari kader PKB,” dalih perempuan murah senyum ini.

Terus Komunikasi

Selanjutnya untuk Kota Surabaya, kata Anik Maslachah ada non kader yang popularitasnya cukup tinggi dan tak perlu lagi diragukan rekam jejaknya yakni Machfud Arifin mantan Kapolda Jatim. “Mudah-mudahan nanti calon wakilnya bisa dari kader PKB,” harapnya.

Selain itu, PKB juga sudah berani memastikan untuk Pilkada Sumenep akan mengusung RB Fattah Jasin teknokrat di lingkungan Pemprov Jatim yang merupakan putera asli daerah yang dikenal memiliki jam terbang tinggi di pemerintahan pernah menjabat beberapa kepada dinas dan terakhir menjabat sebagai kepala Bakorwil Madura.

“Jadi yang diusung PKB bukan hanya kader internal tapi juga kader eksternal, itu bukti PKB terbuka dan siap berkoalisi dengan partai manapun yang memiliki visi yang sama untuk kesejahteraan masyarakat di kabupeten/kota di Jatim,” ujar mantan anggota DPRD Kab Sidoarjo ini.

Untuk kabupaten/kota lain yang akan menggelar Pilkada serentak, pihaknya juga terus melakukan komunikasi politik dengan partai-partai lain seiring dengan menunggu hasil survey internal terhadap nama-nama bakal calon yang berpotensi maju dan memenangkan konstestasi pilkada lima tahunan . (ud)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry