Gubernur Khoffah saat mengunjungi booth PT PLN Nusantara Power ditemani Kepala Bidang Pengembangan Teknologi PT PLN Nusantara Power, Ardfi Nugroho di ajang PJB Connect 2022, Selasa (4/10/2022). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Pengembangan energi baru terbarukan (EBT/renewable energy)  menjadi fokus gelaran PJB Connect (PLN NP Jump Beyond Connection) 2022, 4-6 Oktober 2022 di JX International Expo Surabaya.

Hal tersebut Diungkapkan Direktur Manajemen Pembangkitan PLPLN (Persero), Adi Lumakso di sela pembukaan PJB Connect, Selasa (4/10/2022).

Dikatakan Adi, EBT memang menjadi fokus utama untuk bisa mencapai target yang ditetapkan pemerintah yakni 23 persen pada 2025 mendatang. “Saat ini baru 11 persen. Makanya kita akan terus kembangkan agar bisa mencapai target tersebut,” ungkapnya.

Ada banyak cara yang akan dikembangkan. Misalnya memaksimalkan energi panas bumi, angin, air dan sebagainya. “Yang utama adalah sinergitas dan konektivitas dari dalam dan luar negeri. Dengan itu nantinya akan muncul investasi baru untuk EBT itu,” katanya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendukung upaya-upaya PLN dan anak usahanya untuk mengembangkan EBT ini. Karena di Jawa Timur sendiri,  sudah memiliki peraturan daerah tentang rencana umum energi daerah.

Salah satunya adalah elektrifikasi. “Saat ini di Jawa Timur rasio elektrifikasi mencapai 105,47 persen. Alhamdulillah. Ini memang menjadi target utama sehingga tidak ada satupun daerah di Jawa Timur yang tidak dialiri listriik,” katanya.

Untuk pengembangan EBT, saat ini sudah ada 573 unit yang dikembangkan dengan format pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)  rooftop.

“Ini akan kami maksimalkan terutama yang berbasis komunitas. Agar nantinya masyarakat langsung bisa meningkatkan produktivitas seperti nelayan, tempat pelelangan ikan dan sebagainya. Ini cara agar daerah yang produktivitasnya tinggi namun belum teraliri listrik secara maksimal, bisa memaksimalkan PLTS rooftop ini. Seperti daerah di kepulauan Sumenep dan sebagainya,” jelasnya.

PJB Connect yang digelar oleh PT PLN Nusantara Power (dulu PJB) itu memang dibuka langsung oleh Gubernur Khofifah. PJB Connect akan menghadirkan 100 booth dan puluhan seminar akan mengisi ruang diskusi teknologi ketenagalistrikan demi kemajuan Indonesia.

Pagelaran PJB Connect tahun ini merupakan pagelaran ketujuh kalinya dan diselenggarakan dalam rangka HUT PLN Nusantara Power Ke-27 dan menyambut Hari Listrik Nasional ke 77 dengan tujuan kegiatan sebagai sarana menghubungkan dan membangun relasi antara PLN Nusantara Power dan sejumlah stakeholder baik dari dalam maupun luar negeri.

Acara ini juga merupakan salah satu upaya PLN Nusantara Power untuk mendukung PLN dalam menghadapi tantangan bisnis ketenagalistrikan yang makin kompleks.

Gubernur Khofifah pun menyambut baik perhelatan akbar tahunan ini. Menurutnya, Kota Surabaya merasa bangga menjadi tuan rumah acara tersebut dan secara tidak langsung menjadi bagian dalam mendukung percepatan pengembangan energi listrik di Indonesia.

“PJB Connect 2022 ini sudah menjadi acara tahunan dan selalu diselenggarakan di Surabaya ini. Saya merasa bangga dan berterima kasih kepada PLN Nusantara Power karena secara langsung mendorong pertumbuhan ketenagalistrikan di Indonesia, khususnya di Jawa Timur yang juga akan mendorong roda pertumbuhan ekonomi bagi Jawa Timur,” katanya.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah menyampaikan pentingnya PJB Connect bagi perkembangan industri kelistrikan. Menurutnya, selama 7 tahun berturut- turut PJB Connect menjadi ajang saling tukar inovasi, diskusi, serta teknologi terkini untuk menunjang perkembangan energi listrik.

“Hadirnya PJB Connect akan membawa sinergi yang baik antar perusahaan listrik, utilitas, akademisi, dan investor menjadi lebih kuat, solid, dan apik. PJB Connect juga menjadi jembatan terjalinnya komunikasi yang sinergi dan merambah dimulainya proyek dan bisnis dengan skala besar,” terang Ruly. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry