SURABAYA | duta.co – DPC PKB Surabaya sampai saat ini masih adem ayem, belum terlihat aktifitas yang menuju persiapan menuju Pilwali Surabaya 2020 mendatang. Meski begitu, konsep besar sudah disiapkan dalam menentukan bakal calon yang akan diusung.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Surabaya Badru Tamam memandang, mekanisme penjaringan bakal calon yang akan diusung akan melibatkan banyak pihak, salah satunya kiai-kiai sepuh. Selain itu melibatkan masyarakat luas.

“Kita akan minta petunjuk dari DPW dan DPP serta melibatkan kiai dan minta masukan dari masyatakat,” ujarnya, Selasa (17/9/2019).

Anggota DPRD Surabaya ini menegaskan, partainya memiliki posisi strategis dalam pemenangan Pilwali Surabaya. Sebab, basis massa Surabaya cukup jelas, yakni warga nahdliyin baik struktural dan kultural populasinya sekitar 65 persen.

“PKB jadi kunci siapapun yang ingin menang harus berkoalisi dengan PKB,” tegasnya.

Badru Tamam mengaku membuka kemungkinan koalisi dengan partai manapun. Prinsipnya harus memiliki visi dan misi dengan PKB. Sebab, koalisi berbasis kesamaan visi dan misi akan menjadikan koalisi solid.

“Dalam konsep demokrasi koalisi itu halal asalkan satu visi,” ucapnya.

Menurutnya, faktor Tri Rismaharini masih menjadi nuansa yang tidak bisa dilupakan. Sebab, apa yang sudah dilakukannya selama ini sudah bagus. Karenanya, calon penggantinya nanti harus mampu meneruskan program-programnya yang baik.

“Yang baik-baik dilanjutkan sambil ada perbaikan di beberapa sisi,” tandasnya. azi

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry