JAKARTA |duta.co – Elektabilitas Presiden Joko Widodo di Jawa Timur masih sangat tinggi. Ini dibuktikan dari hasil  survei Indo Barometer tentang elektabilitas calon presiden yang akan bertarung di pemilu 2019 untuk wilayah Jawa Timur.

Berdasarkan hasil survei tersebut, jika pemilu presiden digelar hari ini dengan skenario 5 calon dengan pertanyaan terbuka, Joko Widodo masih menempati peringkat pertama dengan elektabilitas 58,8 persen. Sementara itu, Prabowo mengekor di peringkat kedua dengan 23,6 persen. Peringkat ketiga ditemapati oleh Susilo Bambang Yudhoyono dengan 2,4 persen.

“Sementara itu, Agus Harimurti Yudhyono ada di peringkat keempat dengan 0,8 persen dan Megawati Soekarnoputri di peringkat kelima dengan 0,6 persen,” ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, Senin (30/10/2017).

Dalam skenario 20 nama, Jokowi menempati peringkat pertama dengan 60,1 persen sementara Prabowo berada di peringkat kedua dengan 26,4 persen. SBY mengekor di peringkat ketiga dengan 2,4 persen. Agus Yudhoyono di peringkat keempat dengan 1,2 persen. Nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berada di peringkat kelima dengan 0,8 persen.

Indo Barometer juga menggelar survei dengan skenario dua calon. Hasilnya, Jokowi berada di peringkat pertama dengan 63,6 persen sementara Prabowo ada di peringkat kedua dengan 28,7 persen. Dan sisanya belum memutuskan atau rahasia.

Survei Indo Barometer dilaksanakan di Wilayah Provinsi Jawa Timur yang meliputi 38 kabupaten/Kota. Dilaksanakan  pada 18-29 September 2017 dengan jumlah responden 1.200 orang berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.  Margin error sebesar ± 2.83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.  net

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan