SILUMAN : Demo puluhan kepala desa di depan Kantor Bupati Kediri pada Desember kemarin (DUTA..CO/Nanang Priyo)

KEDIRI | duta.co — Seiring dibukanya tahapan pendaftaran calon kepala desa pada 17 kecamatan di Kabupaten Kediri, diprotes Ketua Paguyuban Kepala Desa (PKD) Kabupaten Kediri, Johansyah Iwan Wahyudi. Dikonfirmasi Senin (08/07/2019), bahwa pihak telah melayangkan surat kepada bupati dan DPRD untuk meminta penjelasan atas pelaksanaan Pilkades Serentak akan digelar 26 Agustus nanti.

Untuk kali kedua, para kepala desa tergabung dalam PKD kembali mengancam akan kembali menggelar aksi untuk meminta pertanggungjawaban Bupati Kediri. Targetnya, agar dilaksanakan Pilkades Serentak dilaksanakan di 250 desa.

“Berdasarkan data di Kabupaten Kediri pada tahun ini ada 250 kepala desa telah selesai masa tugasnya. Sedangkan saat ini, tanpa ada pemberitahuan resmi dan berkoordinasi dengan PKD, telah melaksanakan proses tahapan Pilkades untuk 35 desa. Bila ini mengacu Permendagri nomor 65 Tahun 2017, maka penyelenggaraan Pilkades berikutnya paling cepat pada tahun 2022,” terangnya.

Kenapa terkesan siluman? Seharusnya ada tahapan sosialisasi diawali dengan komunikasi dengan seluruh kepala desa baik yang masih aktif atau akan selesai masa tugasnya. “Tiba-tiba dibuka pendaftaran dan kami berusaha meminta penjelasan kepada pejabat terkait (DPMPD, red), tidak juga mendapatkan respon,” tegas Kades Kades Klampitan Kecamatan Purwoasri, akan habis masa tugasnya pada Desember nanti.

Tentunya bila ini benar-benar dilaksanakan, tentunya akan mencoreng nama baik pemerintah kabupaten, saat ini digugat atas kasus pengisian perangkat desa diduga sarat KKN serta bagaimana para kepala desa saat itu siap dilantik di Pendopo Kabupaten pada 12 Desember, tiba-tiba dibatalkan secara sepihak.

“Bila memang nanti yang melaksanakan hanya di 35 desa, jelas kami akan protes dan bisa saja aksi yang dulu pernah kita lakukan di depan Kantor Bupati, akan kembali terulang. Ataukah ini bagian dari persiapan Pilkada Serentak tahun depan, saya tidak berani berkomentar,” tegasnya. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry