Kondisi pick up yang ringsek setelah bertabrakan dengan truk dari arah berlawanan. (foto/duta.co/abdul aziz)

PASURUAN I duta.co – Kecelakaan kembali terjadi di jalur Pantura, tepatnya di Jalan Raya Kemantren, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (13/1/2018) pagi. Kali ini antara sebuah truk gandeng dan mobil pick up dari arah berlawanan. Akibatnya, seorang kernet pick up tewas di lokasi kejadian. Sedangkan sopirnya meregang nyawa seusai diturunkan dari mobil ambulan di Puskesmas Rejoso.

Insiden ini berawal saat truk gandeng Nopol P 8661 UE yang dikemudikan Darsono (40) asal Situbondo, dari arah barat (Pasuruan) melaju dengan kecepatan sedang. Namun dari arah berlawanan (Probokinggo) tiba-tiba muncul pick up gran max Nopol N 8850 WD yang disopiri Abdul Latif (34) warga Keboncandi, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, melaju kencang.

Dugaan mengantuk, Abdul Latif tak bisa kuasai kendaraannya, hingga pick up tak bisa dikendalikan dan oleng ke jalur berlawanan. Tak pelak, tabrakan tak terelakkan lagi meski sopir truk mencoba membanting truknya ke kanan. Benturan keraspun terjadi hingga membuat moncong gran max langsung ringsek tak berbentuk lagi dan terpental.

Akibatnya, kernet pick up, Budi Hantoko (32), asal Keboncandi ini, tewas di lokasi kejadian. Upaya evakuasi dilakukan warga, hingga Abdul Latif berhasil dilarikan ke Puskesmas Rejoso. Namun akibat luka di bagian kepala dan dadanya, sehingga bapak yang punya putra masih balita ini, menyusul kernetnya dan disemayamkan di RSUD dr R Soedarsono, untuk divisum.

Sementara Darsono, sopir truk dan kernetnya hanya mengalami luka ringan. Saat ini keduanya masih dirawat di Puskesmas Rejoso. “Kami tidak tahu, tiba-tiba muncul begitu saja mobil pick up dari timur dengan kecepatan tinggi saya sudah menghindar ke kanan masih kena sebelah kiri dan tahunya pick up depannya seperti itu,” jelas Darsono, saat dirawat di Puskesmas Rejoso.

Akibat kecelakaan maut ini, jalur menuju ke arah Probolinggo dan sebaliknya macet hingga 3 kilometer. Kemacetan bisa diurai, setelah petugas Sat Lantas Polres Pasuruan Kota datang. “Kejadian kecelakaan saat truk gandeng melaju dari barat dan pick up dari timur diduga mengantuk, tahu-tahu pick up hancur bagian depan kernet meninggal di lokasi,” jelas Soni, seorang warga di lokasi kejadian. (dul)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.