UDARA : Serangan udara menggempur titik sasaran menggunakan heli. (duta.co/heru)

SITUBONDO I duta.co – Pelaksanaan Latihan Gabungan TNI “Dharma Yudha TA 2019” yang berlangsung di titik pantau pusat latihan tempur Marinir, Karangtekok, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo tersebut, mengerahkan sepertiga kekuatan Alutsista TNI, Kamis (12/9/2019),

Latgab TNI yang menggunakan dua metode yaitu, latihan Posko dan Latihan Lapangan yang dilaksanakan secara berangkai dengan materi Kampanye Militer dalam bentuk Operasi Gabungan Mandala ini, menampilkan seluruh kemampuan tempur prajurit TNI beserta Alut dan Alutsista yang dimiliki TNI.

Latgab yang mengambil Tema “Komando Gabungan TNI” melaksanakan Kampanye Militer di Mandala Operasi dalam rangka menegakkan Kedaulatan dan Keutuhan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan RI, Purn. Jenderal Wiranto mengatakan tujuan latihan menguji kesiapsiagaan TNI untuk melaksanakan Kampanye Militer dalam rangka menghadapi kemungkinan kontijensi yang diperkirakan akan terjadi.

“Adapun yang terlibat dalam Latihan Posko 1.307 orang dengan rincian 271 orang penyelenggara dan 1.036 pelaku. Sedangkan untuk Latihan Lapangan melibatkan 10.409 orang, dengan rincian 1.123 penyelenggara dan 9.286 pelaku,” jelasnya dihadapan sejumlah wartawan.

Untuk Alutsita yang dikerahkan dalam Latgab TNI “Darma Yudha TA 2019” milik TNI AD sebanyak 12 unit Tank Leopard, 1 unit Taank ARV Leopard, 5 unit truk Transporter, 1 unit Marder, 6 unit Astros, 6 unit Meriam 76, 6 unit Caesar, 18 pucuk Mortir-81, 9 pucuk Mortir-60,   27 pucuk Mortir-60, 8 satbk Atlas, 4 satbak MPCV, 2 unit MVP, 8 unit Drone Arh, 2 unit Apache, 2 unit MI-35, 4 unit AS-550 Fennech dan 4 unit Bell-412.

Sedangkan, Alutsita milik TNI AL, 1 unit KRI JOL-358,  1 unit KRI USH-359, 1 unit KRI GNR-332, 1 unit KRI YOS-353, 1 unit KRI SIM-365, 1 unit KRI FKO-368,  1 unit KRI FTH-361,  1 unit KRI NAL-363, 1 unit KRI PTM-371, 1 unit KRI NGL-402,   1 unit KRI SNU-373,   1 unit KRI SSA-378, 1 unit KRI IBL-383, 1 unit KRI TBT-516, 1 unit KRI MKS-590,   1 unit KRI SBY-591, 1 unit KRI BAC-593, 1 unit KRI PRE-711, 1 unit KRI PRP-712,  1 unit KRI SPT-923, 1 unit KRI TBN-520, 1 unit KRI TLD-521, 15 unit BTR 50 P/M, 15 unit BMP 3F, 12 unit BTR 50 P/K, 7 unit LVT 7A1, 8 unit  Kapa  K61, 6 unit How 105 MM, 6 unit Rocket MLRS Grad, 4 unit BVPP2, 3 unit Ambulans, 3 unit Truk Tatra Amo, 5 unit Truk Opgleger, 18 unit Ranrik How, 6 unit truk 2,5 Ton, 4 unit Komob, 25 unit Mopel, 2 unit RHIB, 10 unit Helikopter dan 4 unit Fix Wing.

Alutsita milik TNI AU yang dikerahkan sebanyak, 6 unit SU 27/30, 16 unit F-16, 6 unit T-50i, 4 unit Hawk 109/209,   6 unit EMB-314  Super Tucano, 12 unit C-130 B/H/HS/L-100, 1 unit C-130 BT, 4 unit CN-295, 3 unit B-737-400/500 VIP, 2 unit B-737-200 Patmar/Intai, 2 unit C-212, 2 unit PTTA Aerostar, 1 unit UAV CH-4, 4 unit NAS-332/EC-725 dan 1 unit Colibri.

Semua peralatan canggih tersebut dikerahkan dalam Latgab TNI “Darma Yuhda TA 2019” yang disaksikan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan RI, Purn. Jenderal Wiranto, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, para Dandim, para Kapolres, para Kajari, para Bupati dan tamu undangan lainnya. her

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry