LAYANAN PRIMA : General Manager Pertamina MOR V, Werry Prayogi (tengah) didampingi Rustam Aji Unit Manager Communication & CSR MOR V - Jatimbalinus (kanan) melakukan pengisian BBM Pertamax Turbo saat peluncuran Pertamina Delivery Service (PDS) di SPBU Coco Jemursari, Kamis (5/12). DUTA/Wiwiek Wulandari

SURABAYA l duta.co – Kehabisan BBM di jalan, tapi jauh dari SPBU, kini tak perlu resah. Karena Pertamina menyediakan layanan antar bagi konsumen yang membutuhkan.

Layanan Pertamina Delivery Service (PDS) untuk pertama kali diperkenalkan di Surabaya oleh Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V, Kamis (5/13).  Sebelumnya layanan ini sudah diperkenalkan di Jakarta di pertengahan 2019.

Setelah dilakukan uji coba tldi Jakarta tersebut, dilakukan ekspansi sebanyak 62 SPBU yang berada di seluruh Indonesia di mana 11 diantaranya berada di Jawa Timur dan Bali.

Layanan PDS ini diperkenalkan karena era teknologi informasi semakin  berkembang pesat. Teknologi itu semakin maju untuk memberikan kemudahan akses kepada semua lapisan masyarakat saat ini.

“Kemudahan untuk mendapatkan layanan yang prima kepada masyarakat menjadi fokus utama setiap perusahaan saat ini, salah satunya adalah dengan delivery service ini,” ujar General Manager Pertamina MOR V, Werry Prayogi  saat launching PDS, di SPBU Coco Jemursari, Kamis (5/12).

Layanan ini merupakan sebuah inovasi terbaru di mana konsumen akan diberikan kemudahan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan juga LPG sehingga mereka tidak perlu repot untuk keluar rumah untuk mendapatkannya.

Dalam layanan PDS ini nantinya, konsumen hanya perlu menghubungi Contact Center Pertamina 135 untuk menggunakan layanan tersebut.

Nantinya BBM dan LPG tersebut akan langsung diantarkan oleh petugas pengantar. Adapun jenis BBM yang dapat digunakan pada layanan ini adalah Pertamax Turbo dan Pertamina Dex, serta Bright Gas 5.5 Kg untuk produk LPG.

Selain itu, layanan PDS ini juga tetap mengedepankan aspek safety dalam praktiknya. Sesuai dengan komitmen Pertamina untuk selalu mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security, dan Environment) petugas pengantar atau kurir dari PDS akan dilengkapi dengan peralatan safety dalam mengirimkan BBM dan LPG kepada konsumen.

“Kendaraan bermotor yang digunakan oleh kurir sudah diuji kelayakannya untuk jalan dan dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) 1 Kg untuk keamanan saat mengirimkan BBM dan LPG kepada konsumen,” tambah Werry.

Untuk wilayah Jawa Timur, layanan PDS dapat ditemui di 10 titik SPBU, dengan rincian enam SPBU di Surabaya, dua SPBU di Sidoarjo, dan dua SPBU di Malang. Sedangkan di luar Jawa Timur, dapat ditemui satu titik di Bali.

Pengisian bahan bakar untuk motor secara simbolis dilakukan saat peluncuran PDS. DUTA/wiwik

Adapun harga BBM yang dijual sama dengan harga di SPBU dengan tambahan biaya antar Rp 20.000 per tujuan.

Minimum order adalah 10 liter dengan maksimal 30 liter, sesuai dengan kapasitas motor pengantar BBM dan memperhatikan aspek safety dalam pengantaran BBM dan LPG kepada konsumen.

Khusus Desember ini, dalam rangka launching Program PDS, Pertamina memberikan bebas biaya antar (gratis) hingga 31 Desember 2019.

Bagi pelanggan yang belum terjangkau layanan PDS, saat ini juga bisa dengan mudah mencari SPBU terdekat melalui aplikasi MyPertamina.

Aplikasi MyPertamina sendiri merupakan aplikasi mobile yang bisa didapatkan melalui google playstore maupun applestore untuk memudahkan konsumen dalam mendapatkan informasi seputar Pertamina seperti info SPBU, event, produk, dan lainnya.

“Kami harap dengan adanya layanan PDS ini dapat memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mendapatkan BBM dan LPG di sekitar, sesuai dengan komitmen Pertamina untuk dapat memenuhi aspek Availability dan Accessibility dalam menjalankan operasi bisnisnya,”  tandas Werry. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry