MENINJAU : (ki-ka) Hendro Gunawan - Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Dr. Ir. Benny Lianto MMBAT., - Rektor Universitas Surabaya & Gautama Adi Kusuma - VP Regional Public Policy and Government Relations Gojek saat melihat peninjauan vaksin di Ubaya, Sabtu (27/3) (dok/duta)

SURABAYA | duta.co – Telehealth terdepan Indonesia Halodoc bersama Gojek, super app terkemuka di Asia Tenggara  terus menunjukkan komitmen dalam mendukung program vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menghadirkan Pos Pelayanan Vaksinasi COVID-19 Drive-thru pertama di Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan RS Husada Utama (RSHU) di Universitas Surabaya (Ubaya).

Hadirnya Pos Pelayanan ini merupakan pos keempat setelah diresmikannya pos pertama di Kemayoran Jakarta oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin pada tanggal 3 Maret lalu kemudian berturut-turut di Cengkareng Jakarta dan GOR Pajajaran Bogor.

Layanan ini resmi diluncurkan oleh Hendro Gunawan – Sekretaris Daerah Kota Surabaya dan dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM MARS – Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan didampingi oleh Febria Rachmanita – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Gautama Adi Kusuma – Vice President Regional Public Policy and Government Relations Gojek, Adeline Hindarto – VP Government Relations & Corporate Affairs Halodoc, dr. Didi Darmahadi Dewanto, SpOG – Direktur Utama RS Husada Utama dan Dr. Ir. Benny Lianto MMBAT., – Rektor Universitas Surabaya, dengan menargetkan penerima vaksinasi dari kelompok masyarakat lansia.

dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM MARS – Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyampaikan, “Kerja sama antara Halodoc dan Gojek tergolong sangat baik, apalagi ditambah dengan kemungkinan ekspansi ke kota-kota lain. Lokasi yang dipilih di Universitas Surabaya cocok untuk metode drive thru karena sejuk. Saya harap hal seperti ini bisa dilakukan hingga akhir tahun. Saat ini kita punya tantangan vaksinasi lansia dan pelayan publik yang harus selesai di akhir bulan Juni, karena itu strategi [drive thru] seperti ini dapat semakin mendekatkan kita dengan target yang ingin dicapai. Oleh karena itu, saya juga mengimbau bagi Pemkot Surabaya agar target peserta dapat diperbolehkan ke daerah lain di luar Kota Surabaya.”

Sementara itu Hendro Gunawan – Sekretaris Daerah Kota Surabaya mengatakan, “Kami mengapresiasi langkah Halodoc dan Gojek dalam mendukung program vaksinasi pemerintah. Dengan pos pelayanan vaksinasi drive-thru pertama di Jawa Timur ini, kami berharap masyarakat semakin dimudahkan untuk mendapatkan vaksinasi yang aman dan praktis. Kami mendorong masyarakat yang ber-KTP Kota Surabaya, khususnya kalangan lanjut usia untuk divaksinasi secara gratis dengan mendaftarkan diri mulai hari ini. Dengan partisipasi aktif seluruh kalangan seperti yang ditunjukkan oleh Halodoc dan Gojek ini, kami berharap Kota Surabaya semakin cepat keluar dari kondisi pandemi”.

Adeline Hindarto – VP Government Relations & Corporate Affairs Halodoc juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan adopsi vaksinasi dengan metode drive thru ini.

“Kami sangat menghargai kepercayaan pemerintah yang telah menggandeng Halodoc sebagai mitra resmi pertama untuk vaksinasi COVID-19 bagi Kementerian Kesehatan. Kepercayaan tersebut merupakan amanah dan sumber motivasi untuk kami meneruskan komitmen jangka panjang dalam membantu percepatan program vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Jatim merupakan salah satu lokasi prioritas bagi Halodoc dan pembukaan Pos Pelayanan Vaksinasi COVID-19 drive thru di Surabaya yang pertama ini tidak akan menjadi yang terakhir.”

Pada pembukaan pos vaksinasi drive-thru hari ini, terlihat antusiasme masyarakat Surabaya dari kelompok lansia dalam mendapatkan vaksin. Ratusan orang terdaftar untuk mendapatkan vaksin pada hari ini, termasuk di antaranya mitra lansia Gojek.

Gautama Adi Kusuma – VP Regional Public Policy and Government Relations Gojek mengatakan, ”Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Surabaya  yang telah telah memberikan kepercayaan kepada Halodoc dan Gojek untuk berkolaborasi dalam mengadakan pos vaksinasi drive-thru pertama di Jawa Timur ini. Sejak awal Gojek berkomitmen mendukung upaya Pemerintah dengan menjadi yang pertama melakukan berbagai edukasi, sosialisasi, dan implementasi protokol kesehatan di setiap layanan Gojek dengan melibatkan  seluruh bagian ekosistem, mulai dari karyawan, mitra driver, mitra usaha, dan pengguna, sebab kesehatan dan keselamatan ekosistem merupakan prioritas kami”.

Pos Pelayanan Vaksinasi COVID-19 melalui drive-thru ini mampu mengakomodir hingga 1.000 vaksinasi per hari melalui pembukaan empat meja vaksinasi untuk dapat memfasilitasi penerima vaksin dalam jumlah besar tanpa harus mengantri lama. Dibuka hari Senin hingga Sabtu dari pukul 08:00 – 16:00 WIB, dan didukung dengan 22 tenaga kesehatan dari RS Husada Utama, seluruh proses hanya membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit per orang. Pemanfaatan teknologi berupa pendaftaran melalui aplikasi Halodoc maupun fitur GoMed pada aplikasi Gojek dan metode drive-thru efektif mencegah kerumunan sekaligus menjaga jarak, sehingga seluruh proses dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman, baik bagi penerima vaksin maupun tenaga kesehatan.

Universitas Surabaya (UBAYA) dipilih sebagai lokasi pos pelayanan drive-thru pertama di Jawa Timur dengan pertimbangan lokasi lahan strategis serta sambutan positif rektorat.

Dr. Ir. Benny Lianto, MMBAT – Rektor Universitas Surabaya (UBAYA) menyampaikan, “Kami mendukung inisiatif pemerintah dalam mensukseskan program vaksinasi. Selain itu, kolaborasi Ubaya dengan Halodoc dan Gojek dalam menyelenggarakan pos pelayanan vaksinasi  juga sejalan dengan prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat.  Tentunya Fakultas Kedokteran (FK) Ubaya juga turut mendukung kegiatan yang bermanfaat ini demi kesejahteraan bersama.”

Salah seorang mitra Gojek, Soekirno (64) mengapresiasi perhatian pemerintah yang memberikan prioritas vaksinasi tahap kedua ini kepada lansia.

“Sebagai mitra driver, tiap hari saya membawa banyak penumpang. Waktu mulai pandemi, awalnya khawatir juga. Tapi dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, kemudian teratur ke Posko Aman Gojek supaya kendaraan didesinfektan, alhamdulillah sejauh ini sehat. Semoga dengan vaksinasi ini, corona makin menjauh,” ungkapnya. imm

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry