Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengukuhkan Puspaga LA-Smart, Perumahan Telogorejo, Kelurahan Tlogoanyar, Kota Lamongan, Selasa (30/5).

LAMONGAN | duta.co – Permasalahan keluarga kedepan bisa dibilang kian komplek. Karena itu, perlu adanya pembelajaran  terhadap keluarga. Menjawab tantangan ini, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengukuhkan pengurus tetap Pusat Pembelajaran Keluarga.

Puspaga (Puspaga) LA-Smart, di halaman Sekertariat dan Rumah Aman Aliansi Perempuan Lamongan, di Perumahan Telogorejo, Kelurahan Tlogoanyar, kota Lamongan, Selasa (30/5).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan, hadirnya Puspaga dan rumah aman merupakan langkah kecil Pemerintah Kabupaten Lamongan yang mampu memberikan dampak besar. Pasalnya, di Puspaga La-Smart menghadirkan berbagai pelayanan, mulai dari konseling keluarga, bimbingan calon pengantin, konsultasi parenting, dan konsultasi tumbuh kembang anak.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan langkah kecil yang jika di dijalankan bisa memberikan dampak yang besar, yakni pengukuhan Puspaga LA-Smart dan Peresmian Rumah Aman. Saya katakan Ini adalah memulai langkah kecil untuk sebuah dampak besar karena tantangan kita kedepan semakin besar dalam hal ketahanan keluarga,” ungkapnya.

Keluarga, jelas dia, menjadi tempat pertama dan utama dalam tumbuh kembang anak. Apabila tidak dihadirkan dan dibentuk secara harmonis dan optimal, akan menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari stunting, perceraian, kekerasan perempuan dan anak, hingga mempengaruhi pola pikir dan tumbuh kembang anak.

Terlebih, lanjut dia, Lamongan persemester 1 ini, menduduki peringkat kedua se-Jawa Timur dalam kasus perceraian. Data ini termasuk meningkatnya angka dispensasi pernikahan dini, kasus kekerasan pada perempuan dan anak di tahun 2022 yang telah mencapai 83 kasus.

Hadirnya Puspaga La-SMART dan Rumah Aman, jelasnya, dinilai potensial dan prefentif untuk mempersiapkan generasi emas 2045.

“Pola hubungan sosial yang sangat berubah yang mengkaibatkan adanya tantangan bersama kedepan selaku intitusi pemerintah. Banyak sekali kasus kekerasan pada perempuan dan anak yang dimulai dari miras, dan persoalan lain ekonomi, serta media sosial yang lebih mendominasi tata kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Di hadapan 10 pengurus tetap La Smart yang baru saja dikukuhkan, Bupati Yuhronur juga menekankan, untuk dapat bekerja secara efektif dan optimal dalam menangani persoalan keluarga.

“Saya minta berjalan efektif tidak hanya formalitas saja, lebih dari itu sebagai Puspaga kulitas yang baik yang dilengkapi psikologi dan konseling. Kita upayakan bersama untuk Puspaga ini benar-benar bisa membantu,” ujarnya.

Untuk menjangkau masyarakat diseluruh wilayah Lamongan, Bupati Yuhronur berharap, kedepan Puspaga dapat dimasifkan di setiap kecamatan melalui Puskesmas. (dam)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry