Pengukuran tinggi badan anak. DUTA/jupri

SUMENEP | duta.co  – Persatuan Ahli Gisi (Persagi) Sumenep melakukan assesment status gizi anak di tiga desa, sebagai pilot project peningkatan gizi anak.

Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian Parsagi terhadap anak bangsa khususnya di Bumi Sumekar ini.

Ketua Persagi Sumenep, Agus Mulyono, mengungkapkan, Persagi bersama Dinas Kesehatan Sumenep melakukan Assesment status Gizi Anak Pendidikan Usia Dini (PAUD) di tiga desa berbeda.

Yakni di Desa Tanah Merah, Kebundadap Timur dan Desa Juluk kecamatan Saronggi. Hal itu sebagai wujud kepedulian Persagi terhadap anak bangsa khususnya di PAUD melalui kegiatan Assesment status Gizi Anak.

“Kegiatan ini juga kami lanjutkan dengan penyuluhan gizi serta Pemberinan Makanan Tambahan (PMT) anak, bahkan pada tahap akhir akan diberikan suplementasi mineral ZINK untuk mendukung status gizi anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik,” ungkap Agus Mulyono, Rabu (30/1).

Dikatakan, pemberian gizi dilakukan di tiga desa dan lembaga PAUD berbeda sebagai pilot project, bekerjasama dengan sekolah, guru dan orang tua siswa melalui monitoring atau pengawasan selama tiga bulan kedepan.

Menurutnya, penyuluhan gizi ditekankan kepada orang tua agar membiasakan anak makan pagi, serta jajanan anak sekolah yang natural tapi unggulan dengan melihat kearifan lokal  yang memenuhi syarat kesehatan, gizi dan aman bagi anak,

“Kegiatan ini juga akan dilakukan monitoring ke tiga desa tersebut dibawah pantauan Puskesmas Saronggi dan guru di masing–masing  lembaga pendidikan untuk menjamin pertumbuhan anak agar bisa terus berkembang baik seiring dengan standar gizi yang ditetapkan WHO tahun 2019.”Tandasnya. jup

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.