Dosen FKIP Unusa, Sunanto. DUTA/dok

SURABAYA l duta.co – Di masa pandemi Covid-19, anak-anak yang harus terus di rumah, mulai diselimuti rasa bosan.

Mereka sudah mulai jenuh dengan model-model permainan yang ada. Sehingga, para orang tua harus bisa mencari alternatif permainan yang membuat anak-anak mereka kembali bergairah dan tidak lagi merasa jenuh.

Dosen Program Studi (Prodi) S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Sunanto mengatakan permainan yang diberikan kepada anak haruslah menumbuhkan kreativitas.

Sehingga permainan itu bisa mengatasi kebosanan serta merangsang perkembangan otak anak.

“Dari sini anak akan aktif untuk terus bergerak melalui permainan kreatif ini bersama kedua orang tuanya,” jelas Sunanto, Rabu (1/7/2020).

Dengan permainan kretif ini dapat melatih gerak motorik dan manipulatif sehingga dapat membantu perkembangan anak selama berada di rumah. “Ini yang membuat anak akan terus aktif serta tidak bosan saat berada di rumah,” ucapnya.

Beberapa permainan yang menumbuhkan kreativitas yang dapat meningkatkan motorik seperti bermain lempar bola, hingga balon dan bermain ayunan. Selain untuk anak usia dini, permainan bulutangkis uiga menjadi salah satu permainan kreatif.

“Permainan ini dituntukan dengan usia anak tersebut, jadi jika masih usia dini dapat bermain lempar bola jika sudah masuk SD bisa bermain seperti bulutangkis di halaman rumahnya,” ucap Sunanto.

Namun, semua permainan kreatif tersebut butuh peran aktif dari orang tua. Karena orang tualah poin penting untuk menciptakan permaianan kreatif tersebut.

“Di sini orang tua berperan aktif dalam tumbuh kembang anak agar mereka juga tidak mudah bosan karena sudah lebih dari tiga bulan berada di rumah untuk sekolah online,” beber Sunanto.  ril/hms

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry