Pemotongan tumpeng dan pertandingan perdana hiasi pembukaan Mini Soccer. (Heru/duta.co)

SITUBONDO | duta.co – Untuk pengembangan olahraga di bidang sepak bola, Imam Hidayat, Owner Mini Soccer Situbondo, mengatakan bahwa, tujuan dibangun dan diresmikannya Mini Soccer Situbondo, Jumat (11/7/25) ini untuk memberikan kontribusi terhadap daerah.

“Lapangan mini soccer yang berlokasi berdekatan dengan Warung Biru Daun ini merupakan terobosan untuk memajukan dunia olahraga sepak bola. Dengan diresmikannya Mini Soccer ini, saya berharap muncul bibit-bibit pemain sepak bola unggul di Kabupaten Situbondo,” kata Imam Hidayat.

Lebih lanjut, Imam Hidayat menjelaskan, mini soccer ini merupakan variasi sepak bola dengan format lebih ringkas, bermain di lapangan berukuran kecil dengan jumlah pemain 7 hingga 9 orang.

“Mini soccer ini cocok untuk daerah perkotaan karena tidak memerlukan lahan luas. Bisa dimainkan di lapangan rumput sintetis atau alami, dan durasi pertandingannya juga lebih singkat,” jelasnya.

Imam Hidayat juga mengatakan bahwa, olahraga di Mini Succer ini sangat cocok bagi pemula dan anak-anak karena memungkinkan setiap pemain lebih aktif terlibat dalam permainan. Selain itu, mini soccer juga dapat melatih keterampilan dasar seperti dribel, operan, dan tendangan.

“Kami berharap lapangan ini tidak hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga ruang kebersamaan dan pembinaan karakter melalui sepak bola,” kata Imam.

Tak hanya itu yang disampaikan Imam Hidayat, tapi dia juga menceritakan tentang alasan dan latar belakang berdirinya Mini Soccer ini. “Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan untuk menyaksikan langsung pertandingan tim nasional Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia,” tuturnya.

Suasana itu, sambung Imam Hidayat, benar-benar membekas di hatinya. “Saat itu, saya berpikir bagaimana caranya saya bisa ikut berkontribusi pada kemajuan sepak bola Indonesia, khususnya Kabupaten Situbondo,” ujarnya.

pertandingan perdana mini soccer situbondo.

Selanjutnya, kata Imam Hidayat, pihaknya berunding dengan sang istri untuk membangun Mini Soccer ini. “Harapan saya Mini Soccer ini bukan hanya sebagai tempat bermain bola, tapi sebagai wadah yang mendidik dan membentuk karakter anak-anak muda,” jelasnya.

Di Kabupaten Situbondo, lanjut Imam Hidayat, olahraga sepak bola masih butuh banyak dukungan. “Walaupun Mini Soccer masih tergolong awam bagi sebagian masyarakat. Tapi, saya percaya dan yakin Mini Soccer bisa menjadi tempat berlatih bagi anak-anak muda yang gemar olahraga sepak bola,” tegasnya.

Selain itu, imbuh Imam Hidayat, dirinya menginginkan Mini Soccer ini menjadi tempat tumbuhnya generasi muda Situbondo yang sehat, berprestasi, dan berjiwa sportif. “Di lapangan ini, anak-anak muda bisa belajar bukan hanya cara menggiring bola atau mencetak gol, tapi juga belajar kerja sama tim, rasa hormat terhadap lawan, menghargai proses, dan tentu saja sportivitas,” ulasnya.

Ke depan, kata Imam Hidayat, pihaknya berharap Mini Soccer ini bisa terus berkembang. “Ke depan, kami ingin mengadakan pembinaan usia dini, turnamen antar sekolah dan komunitas, serta menjalin kerja sama dengan pelatih lokal agar pembinaan anak-anak muda pengemar olahraga sepak bola berjalan lebih terarah,” tambahnya.

Imam Hidayat juga menegaskan, pihaknya membuka pintu selebar-lebarnya untuk kolaborasi. “Siapa pun yang punya semangat membangun anak muda dan olahraga, mari kita jalan bersama. Karena membangun bukan soal siapa yang paling hebat, tapi soal siapa yang mau bergerak dan konsisten. Mini Soccer ini, bukan hanya sebagai tempat usaha, tapi sebagai investasi sosial untuk masa depan anak-anak muda Kabupaten Situbondo yang gemar olahraga sepak bola,” pungkas Imam Hidayat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo, Wawan Setiawan, dalam sambutannya mengatakan, kehadiran fasilitas olahraga yang mudah diakses masyarakat ini sangat penting. “Mini Soccer ini diharapkan menjadi sarana untuk memacu semangat hidup sehat, mempererat silaturahmi, sekaligus membangkitkan kembali kejayaan sepak bola Situbondo,” kata Sekda Wawan.

Mini Soccer ini, lanjut Sekda Wawan, tidak hanya untuk masyarakat umum, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh ASN, aparat hukum, BUMN, BUMD, hingga wartawan untuk olahraga bersama. Ini bagian dari upaya membudayakan olahraga sebagai gaya hidup sehat,” ujarnya.

Sekda Wawan juga mengenang masa kejayaan sepak bola Situbondo pada era 1990 an, ketika Kabupaten Situbondo kerap menjuarai berbagai turnamen antar-kabupaten di Jawa Timur. “Saya berharap, kehadiran lapangan mini soccer dapat memantik semangat baru bagi generasi muda untuk kembali menghidupkan dunia persepakbolaan di Kabupaten Situbondo tercinta ini,” pungkas Sekda Wawan.

Sekadar informasi, pembukaan Mini Soccer ini ditandai dengan tendangan pertama Sekda Situbondo ke gawang yang di jaga Imam Hidayat, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan antara wartawan melawan Forkopimda Situbondo.

Pewarta: Heru Hartanto
Editor: Nizham Alkafy

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry