Luluk Khoiriyah, SE., MSA.
Dosen FEBTD

SETIAP individu atau keluarga, pasti mempunyai keinginan untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang, seperti tempat tinggal yang layak, pendidikan anak yang lebih baik, atau mempunyai tabungan dana pensiun.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kita harus mempersiapkan dan merencanakan langkah-langkah yang akan dilaksanakan. Hal ini tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Karena itu, perencanaan keuangan sangat dibutuhkan sebagai salah satu strategi untuk mencapai tujuan yang diinginkan, kestabilan keuangan, mengamankan masa depan, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Kenyataannya, masih banyak keluarga yang tidak dapat membedakan antara  kebutuhan dan keinginan, sehingga pengeluaran keuangan menjadi tidak terkontrol, tidak mempunyai tabungan, bahkan mengambil utang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berdasar berbagai penelitian, banyak dari keluarga terutama ibu-ibu sebagai pengelola keuangan belum memiliki pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan mulai dari menyusun anggaran, merencanakan dana untuk tabungan, investasi, atau mengelola utang.

Tingkat literasi keuangan masih rendah khususnya di kalangan ibu rumah tangga di daerah pedesaan atau dari kelompok ekonomi menengah ke bawah, sehingga kesulitan mengelola bahkan terjebak dalam masalah keuangan jangka panjang seperti utang konsumtif.

Gaya hidup modern dan tidak diimbangi dengan perencanaan keuangan yang matang tentang pemilahan antara kebutuhan dan keinginan, semakin menambah utang konsumtif.

Sementara itu, dalam era digital di mana akses terhadap belanja online semakin mudah, seringkali kita mengambil keputusan membeli barang konsumtif tanpa berfikir panjang sehingga keuangan keluarga menjadi tidak stabil, bahkan memperburuk kondisi keuangan keluarga.

Perencanaan keuangan diartikan sebagai langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai kebebasan finansial yang  tercermin dalam pengelolaan keuangan di mana pengeluaran tidak lebih besar dari pendapatan.

Berikut langkah-langkah dalam perencanaan keuangan :

1). Buat batasan maksimal untuk pengeluaran.

2). Lakukan pencatatan yang terperinci baik pendapatan maupun pengeluaran.

3). Memisahkan rekening antara tabungan dan operasional.

4). Menyisihkan dana darurat.

Dengan adanya dana darurat, kita tidak akan terbebani jika suatu ketika mengalami hal-hal di luar rencana. Dana darurat dapat diciptakan dengan cara :
1). Menentukan target
2). Alokasikan rutin
3). Memilih instrumen yang tepat seperti tabungan atau deposito
4). Hindari penggunaan dan gunakan hanya untuk keadaan darurat yang sebenarnya.

Untuk melaksanakan langkah-langkah perencanaan keuangan tersebut, dibutuhkan pengelolaan keuangan rumah tangga yang efektif dengan cara :
1). Pahami perbedaan kebutuhan dan keinginan
2). Hitung seluruh pendapatan
3). Buat daftar pengeluaran prioritas bulanan,
4). Siapkan dana darurat, 5). Jaga rasio utang
6). Alokasikan dana untuk tabungan dan investasi.

Pengelolaan keuangan sangat penting dilakukan agar dapat mengatur arus keluar masuknya uang sehingga kita dapat mengetahui penggunaannya. Dengan mencatat pengeluaran, kita dapat melakukan perbaikan alokasi anggaran dan menekan gaya hidup sesuai dengan kemampuan, pengeluaran menjadi lebih hemat dan bermanfaat berdasar prioritas yang sudah direncanakan.

Berikut tips mengelola keuangan keluarga yang efektif :
1). Membuat anggaran pengeluaran yang realistis, terukur dan spesifik.
2). Memiliki dana darurat untuk keadaan yang mendesak.
3). Mengelola utang dengan efektif.
4). Membuat rencana untuk menyelamatkan masa depan.

Meskipun pengelolaan keuangan telah kita laksanakan dengan baik, evaluasi secara berkala harus tetap dilakukan. Dengan evaluasi, kita dapat memeriksa kesesuaian antara anggaran dan realisasi, mengevaluasi kemajuan menuju tujuan jangka panjang, meyesuaikan alokasi saat terjadi perubahan pendapatan maupun pengeluaran, dan mencari pola pengeluaran yang perlu diperbaiki.

Dengan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik, kita akan mencapai kecerdasan finansial, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami pentingnya merencanakan dan mengelola keuangan. Selalu catat semua pendapatan. Evaluasi pendapatan bulanan secara berkala untuk melihat perkembangan.

Selalu catat semua pengeluaran, untuk memantau pengeluaran yang tidak perlu atau dapat ditangguhkan. Kecerdasan finansial dapat tercapai dengan disiplin melaksanaan pengeluaran sesuai anggaran, edukasi keuangan seluruh anggota keluarga, dan investasi rutin.  *

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry