Telkomsel Hadirkan 4G di 100 Kabupaten/Kota

Wakil Bupati Gresik Dr H Qosim , Direktur Sales Telkomsel Mas’ud Khamid, Executive Vice President Telkomsel Area Jawa Bali, Ririn Widaryani, Vice President Sales and Marketing Jawa Bali Ericson Sibagariang, Vice President ICT Network Management Jawa Bali Ronny Arnaz|DUTA/DOK

  SURABAYA – Semua operator telekomunikasi fokus ke layanan data sesuai kebutuhan pelanggan.  Namun demikian masih banyak pelanggan yang menggunakan layanan 2G, sementara layanan 3G dan 4G sudah bisa dinikmati dengan kecepatan yang lebih bagus. Dan Telkomsel akan terus mempercepat migrasi pelanggan dari 2G ke 3G dan 4G.

Direktur Sales Telkomsel Mas’ud Khamid, Executive Vice President Telkomsel Area Jawa Bali mengatakan saat ini dari 168 juta pelanggan, pelanggan 2 G masih besar, ada 40 juta. Sebanyak 80 juta pelanggan broadband, 10 juta pelanggan 4G dan 110 juta pelanggan 3G.

“Pelanggan 2G masih besar dan perlu segera dimigrasi. Banyak alasan, salah satunya tidak terbiasa menggunakan layanan data kebanyakan usia 50 tahun ke atas. Untuk itu, kita sudah kerjasama  dengan vendor ponsel dari Korea dan China untuk men yediakan ponsel 3G dan 4G murah,” jelasnya disela peresmian jaringan 4G di 100 Ibukota Kabupaten di Gresik kemarin.

Mas’ud menambahkan Telkomsel akan terus memperluas jaringan 4G sampai ke pelosok kalau perlu. Karenanya modal tahun 2017 mendatang, tetap akan diprioritaskan pada pembangunan menara BTS untuk layanan 4G sebesar 80 persen. Karena masa depan industri telekomunikasi ada di layanan data dan perlu mempersiapkan lebih awal.

Executive Vice President Area Jawa Bali Ririn Widaryani mengatakan sekarang semua masyarakat di Jawa Timur bisa merasakan layanan 4G Telkomsel. “Semua masyarakat telah merdeka dalam artian bahwa semua masyarakat bisa menikmati layanan internet cepat dengan kualitas handal. “

Untuk mendukung program IKK ini, Telkomsel telah membangun  2137 BTS 4G di seluruh wilayah Jawa dan Bali. Kecepatan layanan 4G mencapai 120 Mbps. Dalam mendorong terciptanya ekosistem layanan 4G LTE yang stabil, kami memang menfokuskan pembangunan dan penyebaran layanan tersebut di wilayah yang sudah memiliki tingkat penyebaran perangkat 4G yang cukup mapan.

Selain perluasan jangkauan 4G LTE Telkomsel juga telah menyiapkan 119 BTS baru disiapkan secara khusus untuk momen NARU, agar masyarakat dapat terus menikmati layanan telekomunikasi di masa-masa dimana trafik komunikasi tercatat mengalami lonjakan cukup tinggi tiap tahunnya.

Bahkan lebih dari itu, menyambut NARU tahun ini, Telkomsel juga telah mengimplementasikan teknologi 4.5G di sepuluh kota di Indonesia, dimana kini pelanggan dapat merasakan pengalaman menggunakan layanan mobile broadband dengan teknologi terkini di 10 GraPARI yang ada di Surabaya, Medan, Jakarta, Bandung, Denpasar, Mataram, Pontianak, Makassar, Manado, dan Ambon.

Telkomsel telah melakukan identifikasi 184 titik keramaian utama di Jawa Bali  yang diprediksi akan dipadati pelanggan di masa NARU. Seperti Bandara, Stasiun, Terminal, Pelabuhan, Tempat Wisata, Mall dan Pusat Perbelanjaan, serta Rumah Ibadah. Di lokasi tersebut diprediksi peningkatan trafik data sebesar 20 persen dibandingkan hari normal di tahun 2016.

Di lokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat keramaian pada malam pergantian tahun baru 2017 seperti Taman Bungkul Surabaya, Kuta Bali, dan kawasan Malioboro Yogyakarta yang memerlukan peningkatan kapasitas dan kualitas, Telkomsel juga mengerahkan 50 Compact Mobile BTS (COMBAT) untuk menjaga agar jaringan tetap prima selama periode NARU. Dari sisi layanan Telkomsel menyiagakan 125 Mobile GraPARI,  420 outlet siaga, 20 GraPARI Siaga dan Call Centre. (imm)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan