SURABAYA | duta.co – Pusat Bisnis Ekonomi Kerakyatan (Pusbiker) terus meningkatkan upaya untuk memperbaiki perekonomian umat di tingkat bawah. Terbaru yang dilakukan adalah menggandeng Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Perangkat Desa Seluruh Indonesia (DPN PPDI).

Upaya ini dikonkritkan dalam bentuk kerjasama untuk membentuk perekonomian yang tangguh. Memorandum of undestanding (MoU) keduanya di lakukan di suatu cafe kawasan Gunung Sari, Kamis (9/1/2020) malam.

Direktur Utama PT Pusbiker Muhammad Soleh mengaku sangat konsentrasi membentuk ekonomi umat di tingkat bawah. Salah satu sasarannya adalah masyarakat-masyatakat desa yang notabene perlu mendapatkan perhatian serius.

“Kita ingin memperbaiki perekonomian di tingkat bawah. Tujuannya membentuk pereknomian yang tangguh untuk ekonomi kerakyatan dimana titik utama ekonomi ini adalah di desa,” ujarnya.

Gus Soleh, sapaannya, berharap jalinan kerjasama dengan PPDI bisa memperbaiki  pereknomian di tingkat desa. Pusbiker memiliki produk  ketahanan pangan, peningkatan UMKM di bidang home industi, dan jasa. Sehingga bisa menciptakan tata niaga di desa, kecamatan, kabupaten, provinsi bahkan bisa ekspor antar negara.

“Jadi dengan lahirnya Pusbiker dan PPDI akan menciptakan lapangan pekerjaan karena kita punya sensus ekonomi di masing-masing desa,” katanya.

Gus Soleh mengungkapkan, Pusbiker akan memnuat  unit pembelajaraan di tingkat desa dengan mengutamakan produk-produk desa sebesaf 50 persen. Untuk mewujudkan program ini akan menggandeng beberapa perbankan, seperti Bank Sinarmas, Bank Jatim dan lainnya.

“Mereka pasti mendukung karena kita melakukan pembinaan,” tegasnya.

Ketua Umum DPN PPDI Widi Hartono memandang apa yang dikonsepsikan oleh Pusbiker sebagai the real bisnis. Karena langsung menyentuh kepada rakyat kecil.

“Rakyat kecil sangat mudah ikut bisnis. Karena semuanya berangkat dari desa

Ini sangat keren, desaku sejahtera, desaku jayakan negeriku,” ucapnya. azi

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry