Reizano Amri Rasyid, ST., MMT. – Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB)

SUATU kumpulan data yang disajikan dengan cara yang monoton tentu saja bisa membuat kita menjadi bosan. Kebosanan yang terjadi saat melihat kumpulan data sering membuat kita jadi tidak fokus dengan hal yang ingin disampaikan oleh data tersebut.

Kalau sudah begini, Apa yang umumnya akan terjadi? Yang pasti pesan berupa tersebut akan menjadi susah untuk tersampaikan. Solusinya? Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menyajikan data menjadi lebih menarik dan eye catching.

Salah satunya dengan menyajikannya dalam bentuk infografis. Menurut penelitian,  informasi yang divisualisasikan dalam bentuk infografis memiliki probabilitas lebih tinggi dalam hal kecepatan dimengerti dan ditangkap oleh otak manusia. Hal ini disebabkan karena informasi yang disampaikan ke otak 99% nya berbentuk visual.

Infografis sendiri berasal dari kata information yang berarti informasi dan graphics yang berarti grafik. Grafis informasi atau Infografis merupakan suatu representasi visual informasi, data atau ilmu pengetahuan secara grafis.

 Grafis yang digunakan ini memperlihatkan suatu informasi rumit menjadi singkat dan jelas, dengan infografis informasi yang rumit tersebut di sajikan kedalam bentuk desain sederhana seperti pada papan, peta, jurnalisme, penulisan teknis, dan pendidikan.

Ini merupakan cara paling ampuh untuk mewakili data informasi agar tepat mengenai para pencari informasi. Dengan begitu dapat dengan mudah memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan kedalam bahasa yang sederhana yang mudah dipahami oleh masyarakat.

Saat ini, grafis informasi ada di segala bentuk media, mulai dari hasil cetakan biasa dan ilmiah hingga di sosial media. Infografis mengilustasikan informasi yang memiliki sedikit teks, dan berperan sebagai ringkasan visual untuk konsep sehari-hari.

Infografis memiliki beberapa jenis, yaitu infografis statis, infografis animasi, dan infografis interaktif. Infografis statis adalah infografis yang paling sederhana karena disajikan dalam bentuk visual statis tanpa konsep audio maupun animasi bergerak.

Walaupun sederhana, infografis statis menjadi konten yang paling sering digunakan bahkan di event-event bertaraf internasional seperti pameran energy dan migas yang diselenggarakan di Korea Selatan.

Infografis animasi adalah jenis infografis yang biasa tersaji dalam bentuk media audio visual seperti televisi atau YouTube. Infografis animasi ada yang berbentuk dua dimensi, dan adapula yang berbentuk tiga dimensi. Ketika menyaksikan sebuah infografis animasi, Anda seperti sedang menonton film.

 Infografis animasi termasuk konten yang menarik karena memadukan konsep audio visual dengan unsur gambar bergerak dan latar belakang suara yang mampu memperkuat informasi yang disampaikan kepada audiens.

Terakhir, infografis interaktif yang menduduki infografis dengan tingkat paling kompleks sampai-sampai ketika membuatnya Anda membutuhkan seorang developer dan programmer. Infografis interaktif memunculkan data mengenai tulisan lengkap dengan gambar animasi bergerak.

Ada beberapa alasan mengapa infografis dinilai sebagai salah satu bentuk konten yang penting dalam aktivitas pemasaran. Infografis mampu menarik lebih banyak perhatian di hati masyarakat karena visualisasinya yang dianggap audiens lebih menarik, lebih menghibur, dan lebih mudah dipahami.

Infografis yang disajikan dengan warna-warna yang menarik, tema dan grafik yang menarik, membuat lebih dari 80% orang tertarik untuk membaca keseluruhan informasi yang ditampilan. Berdasarkan penelitian, 95% orang lebih paham ketika mendapati informasi yang disampaikan dalam bentuk gambar dan teks ketimbang informasi yang disampaikan dalam bentuk teks saja.

Beberapa pertimbangan dan pemikiran mengapa infografis menjadi salah satu trik yang bisa patut dimiliki oleh suatu konten pemasaran yang pertama adalah infografis mudah menarik perhatian membuat banyak orang jadi makin mengerti.

Yang kedua memiliki kemampuan untuk berkembang secara viral, ketiga mampu meningkatkan hasil dari upaya pemasaran, keempat jumlah subscribers dan followers bertambah banyak, kelima atau yang terakhir adalah infografis dapat menampilkan kesan professional dan mudah diintegrasikan dengan blog atau website

Jadi apabila kita memiliki bisnis yang sedang berkembang dan sedang  membidik banyak pelanggan baru, tidak ada salahnya menggunakan infografis sebagai salah satu media konten untuk  pemasaran, terlebih di era digital seperti sekarang ini. Siapkan infografis dengan data yang valid dan ilustrasi yang menarik, agar maksud dan tujuan yang ingin kita sampaikan bisa diterima dengan baik oleh target bisnis kita.  Bagaimana? Anda tertarik? *

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry