NELAYAN :  Tim SAR BPBD Tuban bersama nalayan setempat hendak berangkat melakukan pencarian. (duta.co/syaiful adam)

TUBAN | duta.co – Isak tangis keluarga Yahya (19), Warga Keradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban pecah saat mengetahui bocah yang nyantri di Tambakberas Jombang ini belum ditemukan saat terjadi indisen terbakarnya perahu nelayan ditengah laut.

Peristiwa tragis tersebut bermula saat Yahya ikut melaut mencari rajungan bersama Surip (30) yang tidak lain merupakan pamannya sendiri dan satu rekan korban bernama Feri.

Suli ayah korban saat ditemui awak media tidak bisa menahan tangis diteras rumahnya, dia meringkuk meratapi nasib anaknya yang hingga saat berita ini di tulus korban belum ditemukan

“Dia ingin ikut melaut tapi saat saya ajak melaut tidak mau, pengennya ikut pamannya,” ucap Sali ‎

Dari cerita keluarga di rumah korban, Yahya sudah biasa ikut melaut saat liburan sekolah. Namun saat hendak ikut melaut kali ini dirinya berpesan ingin mengumpulkan uang untuk kado salah satu temannya yang akan menikah selepas lulus SMA. Selain ingin memberikan kado temannya, kepulangan korban kali ini juga karena coblosan Pemilu 2019. ‎‎‎

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Tuban, Taufiq saat ditemui awak media di lokasi mengatakan dugaan awal dan dari cerita korban yang selamat ‎perahu motor yang di tumpang ketiga korban itu kehabisan bahan bakar, saat akan mengisi bensin kedalam tanggi mesin yang masih menyalah, akibat ada guncangan gelombang bensin tumpah dan mengenai busi dan menimbulkan percikan api hingga membakar sebagian lambung perahu.‎

‎”Mengetahui adanya api di perahu ketiga nelayan Surip, Feri dan Yahya melompat kelaut,”

Lebih lanjut Taufiq mengatakan dari ketiga korban dua diantaranya berhasil di tolong oleh nelayan setempat, satu korban mengalami luka bakar dibagian kaki

“Koban Surip yang mengalami luka bakar saat ini sudah dibawah ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, sementara Feri tidak mengalami luka,”

Sementara itu satu korban lainnya Yahya masih belum ditemukan, hingga saat ini masih dilakukan pencarian sekitar 8 mil dari bibir pantai titik dimana diduga terjadinya kebakaran, korban melompat dari perahu yang ditumpangi

“Kami BPBD Tuban dibantu nelayan setempat masih berusaha dan terus melakukan pencarian mohon doanya semoga korban segera ditemukan dan selamat,” jelas Taufiq‎

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 13.45 WIB tim SAR BPBD Tuban tiba di lokasi. Disaat yang sama terjadi hujan lebat, dan setelah reda tim langsung bergegas menurunkan perahu karet dan melakukan pencarian (sad)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.