Oplus_131072

SURABAYA I duta.co — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Peristiwa yang dilakukan oleh orang tak dikenal itu dinilai sebagai tindakan kriminal serius yang tidak boleh dibiarkan dalam negara hukum.

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus bergerak cepat mengungkap pelaku sekaligus pihak yang berada di balik aksi kekerasan tersebut. Menurutnya, penyelesaian kasus secara terbuka dan tuntas sangat penting untuk mencegah munculnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

“Kami mendorong Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk segera mengusut tuntas siapa pun yang terlibat dalam penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Penegakan hukum yang cepat dan transparan akan memberikan rasa tenang kepada publik,” kata Safril dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).

Ia menekankan bahwa penanganan kasus tidak boleh berhenti pada pemulihan korban saja, tetapi harus dilanjutkan dengan penyelidikan serius hingga seluruh pihak yang bertanggung jawab terungkap.

Menurutnya, aparat kepolisian perlu menelusuri tidak hanya pelaku yang berada di lapangan, tetapi juga kemungkinan adanya pihak lain yang menjadi dalang di balik tindakan tersebut.

“Kami berharap polisi tidak berhenti pada pelaku yang melakukan penyiraman. Aktor intelektual di balik peristiwa ini juga harus diungkap,” ujarnya.

Lebih lanjut, Safril menilai kekerasan terhadap aktivis masyarakat sipil berpotensi mengancam kehidupan demokrasi serta prinsip supremasi hukum. Karena itu, negara harus memastikan perlindungan bagi setiap warga yang memperjuangkan nilai keadilan dan hak asasi manusia.

PW GP Ansor Jawa Timur juga menyampaikan solidaritas kepada Andrie Yunus dan berharap korban segera pulih dari luka yang dideritanya.

“Kami mendoakan agar Andrie Yunus segera pulih. Pada saat yang sama, proses hukum harus berjalan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” katanya.

PW GP Ansor Jawa Timur mengajak masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai peristiwa tersebut dan memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional.

“Mari bersama-sama mengawal proses hukum agar berlangsung transparan, adil, dan tuntas,” pungkasnya. (zi)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry