Suasana penyaluran BLT minyak goreng di kantor PT Pos Indonesia Cabang Mojokerto, jalan Jendral Ahmad Yani, Jumat (15/4/2022), berlangsung lancar. (DUTA.CO/YUSUF W)

MOJOKERTO | duta.co – Hari pertama penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng (migor) Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto berjalan lancar. Penyaluran BLT minyak goreng bersamaan dengan bantuan sosial lainnya, yakni Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) alias bantuan Sembako.

“Alhamdulillah pembagian BLT minyak goreng dan BPNT pada hati pertama berjalan lancar. Mudah-mudahan pada hati berikutnya juga berjalan lancar,” ujar Camat Kranggan Kota Mojokerto Rachmi Widjajati, Jumat (15/4/2022).

Penyaluran BLT minyak goreng untuk kecamatan Kranggan dilakukan selama dua hari, yakni Jumat (15/4/2022) dan Sabtu (16/4/2022. “Pada hari pertama untuk empat kelurahan, penyaluran bantuan sosial dilakukan di Kantor Pos. Sedangkan sisanya dua kelurahan dilakukan besok di kantor kelurahan masing-masing,” imbuhnya.

Untuk empat kelurahan, yakni Purwotengah, Sentanan, Jagalan, dan Gedongan, sengaja dilakukan di Kantor Pos sebab merupakan kelurahan kecil. Selain itu, empat kelurahan tersebut juga lokasinya berada di sekitar kantor pos.

Berbeda dengan dua kelurahan lainnya, yakni Kranggan dan Meri, yang merupakan kelurahan besar. Sehingga jika digabung dengan kelurahan lain akan berjubel dan merepotkan. Maka dari itu penyaluran bantuan sosial untuk keluarga Kranggan dan Meri dilakukan di kantor kelurahan masing-masing.

Lebih jauh dijelaskan, bantuan sosial yang dicairkan kali ini berupa Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 2 hanya satu bulan saja periode Mei sebesar Rp 200 ribu per KPM (keluarga penerima manfaat) dan BLT minyak goreng untuk bulan April, Mei, dan Juni 2022 sebesar Rp 300 ribu per KPM. Sehingga total yang diterima per KPM Rp 500 ribu.

Program dan alokasi bantuan ini langsung dan Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan menunjuk PT Kantor Pos Indonesia sebagai petugas penyalur bantuan. Camat dan lurah hanya memfasilitasi dan monitoring,” jelasnnya.

Total penerima BLT minyak goreng dan BPNT untuk Kecamatan Kranggan sebanyak 1.484 KPM. Rinciannya, Kelurahan Purwotengah sebanyak 57 KPM, Sentanan 102 KPM, Jagalan 137 KPM, Gedongan 116 KPM, Kranggan 614 KPM, dan Meri 458 KPM.

Alumni APDN Malang ini berpesan kepada masyarakat penerima, khususnya yang berada di Kecamatan Kranggan, agak memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. “Momentum pencairan BLT minyak goreng ini bertepatan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan beban masyarakat,” harapnya. (ywd)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry