PRODUKSI FILTER : Pegawai sedang memperlihatkan dan menjelaskan aneka filter yang diproduksi PT. Wismilak Inti Makmur dalam pameran pabrikan rokok di Grand City Surabaya. (duta.co/wiwik)

SURABAYA  | duta.co -Indonesia  salah satu Negara produsen rokok terbesar  dunia. Ratusan pabrik rokok skala besar, menengah dan kecil  beroperasi memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri.  Dan produksi rokok tidak lepas dari keberadaan filter.

Wismilak, salah satu pabrikan rokok di Indonesia lewat PT. Wismilak Inti Makmur memproduksi aneka jenis filter rokok sesuai kebutuhan. Dimana produknya sudah  di ekspor ke sejumlah Negara di Asia, Eropa dan Afrika.

 “Komposisi lebih besar untuk pasar domestik lebih dari 50 persen. Sisanya untuk pasar ekspor di sejumlah Negara di Asia, Eropa dan Afrika. Untuk ekspor terbesar masih Negara Asia,” kata Jie Christina Sales Manager Divisi Filter PT. Wismilak Inti Makmur disela pameran pelaku industri tembakau se Asia di Grand City Surabaya, Rabu (16/10/2019).

Jie Christina menambahkan ada tiga jenis filter yang diproduksi yakni  mono, flavour, combine. Dimana masing-masing jenisnya ada beragam jenis sesuai kebutuhan.  Dari tiga jenis tersebut, yang paling banyak jenis mono . Untuk produksi filter terbesar memenuhi kebutuhan pabrik rokok di Jawa Timur.

“Bahan baku filter lebih dari 50 persen impor karena adi dalam negeri belum ada. Kalau bahan baku ada di dalam negeri, pastinya kita tidak perlu impor.  Hampir semua pabrik rokok besar  produksi filter menjadikan persaingan di bisnis ini ketat. Kita juga melakukan kolaborasi dengan teknologi tinggi yang bisa mengurangi  tar,” jelas Jie Christina.

Diakui Jie Christina pameran ini sangat penting bagi Wismilak. Karena lewat pameran ini bisa mengenalkan aneka produk filter yang sudah diproduksi kepada  pengunjung yang banyak dari luar negeri.

“Pameran seperti ini reguler dilakukan setahun sekali diikuti pabrikan rokok di Indonesia, Asia dan Eropa.  Tahun lalu kita ikut pameran serupa yang digelar di China.  Kota Surabaya merupakan yang pertama kali,”  ujar Jie Christina.

Wismilak jelas  Jie Christina memproduksi filter  mulai tahun 2006 dengan pabrik di Tandes Surabaya dengan target produksi tahun depan bisa naik 10 persen.  (imm)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry