Priyo Mukti, SKep, NS, MKep – Dosen Keperawatan dan Kebidanan (FKK)

Peristiwa gawat darurat biasanya terjadi sangat cepat dan tiba-tiba sehingga sulit diprediksi kapan dan dimana terjadi. Kejadian gawat darurat misalnya adalah kecelakaan yang dapat terjadi kapan dan di mana saja.

Kecelakaan dapat terjadi karena kebakaran, tertusuk benda tajam, karena bencana alam, dan karena kecelakaan lalu lintas Pengetahuan dan kemampuan tentang bantuan hidup dasar sangat diperlukan dalam penanganan korban kecelakaan atau trauma.

Beberapa penelitian menemukan bahwa bantuan hidup dasar dapat meningkatkan angka harapan hidup (AHA,2020). Karena itu pengetahuan tentang bantuan hidup dasar penting bagi orang awan untuk meningkatkan harapan hidup pada pasien di area out hospital.

Info Lebih Lengkap Buka Website Resmi Unusa

Pengetahuan penanganan awal bisa meningkatkan dan kemampuan telah banyak dilakukan, sebagai contoh : Nabil et al (2010) mengevaluasi pengetahuan dan skill dengan metode rangking, program pelaksanaan tentang penanganan awal dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menolong korban henti jantung.

Selain itu Candra (2020) juga mengevaluasi pengaruh aplikasi android Bantuan Hidup Dasar dan OHCA menggunakan metode R&D, penelitian ini menemukan bahwa aplikasi android BHD dapat menigkatkan pengetahuan dan kemampuan menolong korban henti jantung sebanyak 100%.

Meskipun pelatihan telah banyak dilakukan, penelitian tersebut hanya fokus kepada pengetahuan dan kemampuan. Pemberdayaan atau peningkatan kapasitas tentang pengaruh pelatihan dan kemampuan tentang penanganan awal masih sangat terbatas. Karena itu sangat penting pengetahuan tentang penanganan awal di out hospital bertujuan untuk kemampuan dalam menolong korban.

Dalam kehidupan sehari-hari sering terjadi kasus kegawatdaruratan yang menimpa seseorang atau sekelompok orang, misalnya kecelakaan bisa terjadi dimana saja, di rumah, jalan, tempat kerja atau ditempat lainnya. Untuk mengantisipasi masalah itu maka masyarakat perlu mengetahui prosedur dasar pertolongan pertama pada kecelakaan.

Tujuan pengabdian ini yaitu untuk melatih masyarakat menjadi penolong pertama agar mampu melakukan tindakan pertolongan pertama apabila diperlukan
Kontribusi dari peningkatan skill ini merupakan diskusi yang harusnya dilakukan secara komprehensif.

Hal ini diharapkan banyak orang awam mengerti dan tahu apa yang dilakukan jika menemukan korban dengan penurunan kesadaran.
Contoh skill atau kemampuan yang diharapkan adalah bagaimana penatalaksanaan pembebassan jalan napas atau rescue airway dan pijat jantung dalam penanganan henti jantung dapat mempengaruhi angka harapan hidup.

Selain itu pengetahuan tentang rescue airway ini tidak berhenti di kalangan medis tetapi lebih penatalaksanaan pembebassan jalan napas atau rescue airway dan pijat jantung ini bisa dilakukan oleh by stander atau orang awam atau masyarakat dengan menghilirisasi dari program WHO one family one rescuer. *

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry