
dr Ratna Sofaria Munir, MS. A.F.K – Dosen Fakultas Kedokteran (FK)
TBC atau Tuberkulosis merupakan penyakit kronis yang menular dan mematikan. Sekitar 17 orang per jam meninggal akibat penyakit ini. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah dengan menemukan seluruh kasus TBC dan mengobati sampai sembuh, sehingga penularan TBC dapat dihentikan.
Upaya-upaya penanggulangan TBC tersebut merupakan pekerjaan rumah bagi semua pihak, tidak hanya sektor kesehatan saja tetapi sektor non kesehatan juga harus terlibat. Perilaku keluarga atau orang terdekat seperti pengasuh panti asuhan dalam pencegahan sangat berperan penting dalam mengurangi resiko penularan TB paru pada anak. Hal ini mengingat anak menghabiskan sebagian besar waktu kesehariannya bersama pengasuh.
Menyadari pentingnya edukasi sejak dini dalam upaya pencegahan tertularnya penyakit tuberkulosis, maka Fakultas Kedokteran Unusa mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Panti Asuhan Ar-Rohyati Surabaya pada 8 Juli 2025 silam.
Kegiatan ini berupa edukasi mengenai pengenalan, pengobatan yang efektif dan efek samping tuberkulosis. Kegiatan ini diikuti oleh 17 anak asuh. Kegiatan ini diadakan selain untuk meningkatkan pengetahuan anak asuh pondok, juga untuk mewujudkan generasi sehat.
Harapannya dengan diadakan kegiatan pengabdian masyarakat ini, anak asuh di Panti Asuhan Ar-Rohyati Surabaya mampu menjadi anak yang sehat, kuat, dan terhindar dari penyakit tuberkulosis. *








































