Seremoni pemberian paket kemasan kepada 2 UMKM terpilih dalam kegiatan Pembinaan Pelatihan UMKM di Kabupaten Situbondo yang dihadiri langsung oleh Sekda Situbondo, Drs H Syaifullah, MM dan Kadis Koperasi Usaha Mikro Kab. Situbondo, Drs Nugroho, MM dan juga dihadiri secara daring oleh M. Wahid Sutopo, Direktur Utama PT PII. DUTA/ist

SITUBONDO | duta.co – PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII melakukan tanggung jawab sosialnya (Corporate Social Responsibility (CSR) di Situbondo. Ini dilakukan karena PPI yang merupakan salah satu Special Mission Vehicles (SMV) Kementerian Keuangan RI sebagai penjamin proyek Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi yang melewati wilayah Kota Situbondo.

CSR itu dengan membantu pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar bisa naik kelas. Dalam hal ini PT PII sebagai salah satu BUMN turut andil dalam mendukung program pengembangan UMKM.

Seperti diketahhui UMKM memiliki kontribusi dan peran penting dalam perekonomian nasional dalam hal pembentukan produk domestik bruto serta penyerapan tenaga kerja.

Sektor UMKM telah terbukti kuat dalam menghadapi krisis ekonomi seperti pada saat krisis ekonomi 1998 ataupun pada saat pandemi Covid-19 yang terjadi sampai saat ini. Ketahanan UMKM ini menjadi bukti kekuatan UMKM dalam menopang stabilitas keuangan dan ekonomi nasional.

Di samping kesuksesan tersebut, pengembangan UMKM masih menghadapi sejumlah hambatan untuk melahirkan UMKM yang mampu berorientasi ekspor tidak hanya untuk pasar lokal. Tantangan pengembangan UMKM ini bermuara pada kemampuan dan pengetahuan sumberdaya manusia pada akses modal, akses teknologi, kualitas produk, serta kemampuan manajerial.

Adapun Program CSR Pembinaan UMKM Kota Situbondo ini juga mencakup pelatihan-pelatihan yang diperlukan oleh para pelaku UMKM antara lain pelatihan tentang kewirausahaan, keamanan pangan dan standarisasi produk, tata kelola keuangan, tata kelola usaha dan produksi, kemasan, pemasaran dan distribusi. Selain itu, PT PII juga memilih 2 UMKM terbaik dari seluruh peserta untuk diberikan fasilitas paket packaging, termasuk paket logo design UMKM dan juga pemberian kemasan baru untuk produk UMKM tersebut.

Direktur Utama PT PII, M. Wahid Sutopo. DUTA/ist

Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan pembinaan UMKM tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat, pembinaan dan pendampingan harus dilakukan secara berkelanjutan hingga UMKM dampingan dapat menjadi mandiri dan pada akhirnya dapat menopang perekonomian nasional.

Direktur Utama PT PII, M. Wahid Sutopo mengatakan bahwa hakikat bisnis perusahaan tentu tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Karena itu, PT PII, melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berkomitmen untuk senantiasa memberikan manfaat kepada masyarakat karena salah satu tujuan utama dari Program CSR ini adalah melakukan Kegiatan Pembinaan terhadap kelompok UMKM Potensial agar berubah menjadi Kelompok UMKM Naik Kelas berdasarkan roadmap pembinaan yang telah disiapkan.

“Diharapkan dengan adanya pembinaan UMKM secara berkelanjutan ini, pada saat proyek Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi rampung dikerjakan, para pelaku UMKM lokal telah dapat menangkap peluang-peluang ekonomi baru,” pungkas Sutopo.

Sebagai informasi, Program CSR PT PII ini sebelum pelaksanaannya telah berkoordinasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan juga dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Situbondo dalam melakukan kurasi UMKM di Kabupaten Situbondo.

PT PII berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjalankan rencana aksi global yang dituangkan dalam Sustainable Development Goals (SGD). Program CSR Pembinaan UMKM PT PII ini merupakan salah satu program untuk mendukung SGD 17 melalui peran UMKM untuk dapat memperluas kesempatan kerja. ril/end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry