Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Adhitya Panji Anom

SURABAYA | duta.co – Penindakan tilang elektronik atau sistem Electronic Trafic Law Enforcement (ETLE) atau e-Tilang di Surabaya, mundur hingga 16 Januari 2020. Padahal, semestinya penindaan dimulai, Selasa (14/1/2020).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Adhitya Panji Anom mengungkapkan, mundurnya masa penindakan lantaran pejabat Kakorlantas Mabes Polri yang akan melaunching pelaksanaan sistem ini, sedang berhalangan.

“(Penindakan) diundur dua hari karena mengikuti jadwal Kakorlantas yang akan melaunching. Jadwalnya hari Kamis, jadi habis dilaunching nanti baru penindakan,” ujar Adhitya.

Atas mundurnya jadwal penindakan ini, para pelanggar lalu lintas yang terekam CCTV di Jalanan Surabaya, pada Selasa (14/1) untuk sementara hanya diberi tilang simpatik, sama seperti pada masa uji coba sebelumnya. Yakni, tilang elektronik yang tidak disertai sanksi denda.

“Nanti akan disampaikan pada saat pelanggar mengkonfirmasi di Siola (Surabaya). Bahwa masih uji coba, hanya ditegur simpatik saja,” lanjutnya.

Padahal pada Selasa (14/1) ada ratusan kendaraan berbagai jenis terekam CCTV yang diduga melanggar lalu lintas. Sementar 100 pelanggar di antaranya, diberi teguran simpatik.

Adhitya memprediksi, saat penindakan tilang diberlakukan lusa nanti. Jumlah kendaraan yang melanggar bakal turun, “Kan masyarakat sudah banyak yang tahu, para pelanggar otomatis akan jera. Sekarang mungkin jumlah pelanggaran banyak karena banyak yang belum tahu,” katanya.

Perwira dengan dua melati di pundak ini kembali menjelaskan, semua pelanggar yang terekam CCTV bakal dikenai tilang elektronik. Tidak dibatasi seratus kendaraan, seperti pada masa uji coba. Termasuk kendaraan yang beberapa kali melanggar lalu lintas juga bakal dikenai tilang secara akumulatif.

“Semua yang melanggar akan kita tilang, tidak ada batasan. Semua jenis kendaraan,” tandas Adhitya.

Oleh karena itu, dirinya berharap kepada pengguna jalan agar mematuhi aturan yang ada. Supaya tercipta ketertiban lalu lintas bersama, “Tujuannya zero accident yang ingin kita capai. Karena kecelakaan lalu lintas diawali dengan pelanggaran lalu lintas,” tutupnya. tom

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry